SuaraBandung.id - Buya Yahya dalam satu ceramahnya menyampaikan kepada para santri agar jangan sampai santri tidak menekuni dzikirnya.
"Di rumah, kita harus gunakan rumah kita untuk berzikir, kalau maling menghalaunya dengan satpam, cctv, gerbang ditutup, gembok, selesai," Buya Yahya mengatakan.
Ia kemudian mengatakan bahwa ada yang makhluk yang tidak terlihat, makhluk itu membisikkan ke dalam hati kita sehingga was-was dalam keimanan dan was-was dalam aqidah. Was-was itu adalah penyakit didalam hati.
"itu gak bisa pake satpam, gak bisa pake polisi, pake dzikir. Jika di rumahmu sering kalian gunakan membaca dzikir, maka Allah akan kirim kesejukan," Buya Yahya mengungkapkan.
Lalu Buya Yahya mengatakan bahwa dengan berdzikir itu kita akan merasa sejuk, sejuk itu dimulai dari hati. Ia pun berpesan kepada para santri untuk berdzikir.
"oleh karena itu para santri khususnya jangan sampai kalian tidak menekuni dzikir-dzikirmu," kata Buya Yahya.
Selain itu, Buya Yahya juga mengatakan bahwa santri tidak boleh hanya mengandalkan kecerdasan. Karena semestinya kecerdasan itu dibarengi dengan permohonan kepada Allah.
"tapi selagi masih jadi santri jangan dzikirnya sampe 12 jam, dzikir ya seperti yang sudah ditentukan oleh pesantren, baca dzikir itu, selebihnya ya kalian belajar," kata Buya Yahya.
Buya Yahya pun mengatakan bahwa dzikirnya seorang santri yang menuntut ilmu adalah membaca ilmu.
Baca Juga: Gus Baha Ungkap Niat Sholat yang Dianggap Benar Padahal Salah
"kecuali nanti kalau udah masa-masa tuamu, kau habiskan untuk baca Al-Quran, itu nanti itu lain cerita, sekarang masanya masa tholab, menuntut ilmu, dzikirnya menuntut ilmu adalah membaca ilmu," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya kemudian mengingatkan agar tetap membaca dzikir-dzikir yang diajarkan oleh masyaik.
"tapi pun demikian jangan lupa baca dzikir-dzikir yang diajarkan oleh para masyaik. Abis salat, dzikir tengah malam, dzikir sebelum subuh, dzikir pagi, dan dzikir sore itu perlu kita baca," pungkas Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan tentang dzikir itu dalam satu ceramahnya, dilansir dari video dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 22 September 2022.
Berita Terkait
-
Jangan Sampai Bikin Gara-gara sama Perempuan, Gus Baha: Nabi Dilabrak
-
Apakah Surga Tempat Diciptakannya Nabi Adam Itu Sama dengan Surga di Akhirat Nanti? Ternyata Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Para Ahli Surga yang Telah Meninggal Dunia, Buya Yahya: Bukan di Surga
-
Acara dalam Peringatan Maulid Nabi, Apa Aja Sih? Ternyata Ini Kata Buya Yahya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting