SuaraBandung.id - Buya Yahya dalam satu kesempatan menerangkan tentang perdebatan di kalangan masyarakat dalam memperingati maulid nabi.
Ia mengatakan bahwa larangan memperingati maulid nabi adalah larangan yang aneh. Ia pun tidak yakin kalau larangan itu adalah murni melarang maulid nabi.
"kalaupun betul ada, orang yang mengaku ulama dan mengatakan maulid nabi adalah bid'ah, mungkin dia salah pandang tentang apa itu maulid nabi, ini husnudzon kita," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya menjelaskan bahwa sebetulnya makna maulid nabi itu adalah bergembira dengan nabi, bagaimana mengajak orang untuk bersama-sama memperbaharui kegembiraanya.
"dengan hadirnya rasulillah, memperbaharui syukur, kan disebutkan dalam Al-Quran, katakanlah wahai Muhammad kepada umatmu semuanya, agar mereka bisa bergembira atas rahmat Allah dan karunia Allah," Buya Yahya menjelaskan.
Buya Yahya menegaskan bahwa bergembira atas rahmat dan karunia Allah adalah perintah dari Allah SWT. Ia pun memberikan contoh dari bentuk rasa syukur karena kegembiraan itu.
"makanya, kalau seseorang mendapatkan rizki maka hendaknya dia bergembira mensyukuri, namanya syukuran, sukuran rumah, sembelih ayam, ya ndak? baru sembuh dari sakit, syukuran nyembelih ayam," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya juga mengungkapkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah rahmat Allah yang sangat agung.
"dan kira-kira rahmat apa sih yang lebih agung dari nabi yang Allah sudah menyebutkan, kita itu harus bergembira dong dengan rahmat yang bernama nabi Muhammad SAW, adapun kita merayakan itu maknanya mengagungkan, kalau kita tidak mengagungkan nabi keluar dari iman orang tersebut," Buya Yahya menjelaskan.
Buya Yahya mengatakan bahwa kita mengagungkan nabi Muhammad setiap hari bahkan setiap waktu, maka diperbolehkan untuk mengagungkan lebih besar lagi pada satu hari.
"selagi setiap hari boleh mengagungkan nabi kenapa kita milih hari untuk mengagungkan lebih besar lagi menjadi tidak boleh, kita mengagungkan nabi setiap hari, pagi, siang, malam, nggak boleh putus mengagungkan rasulillah," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya pun mengingatkan bahwa apabila seseorang putus dalam mengagungkan nabi Muhammad maka orang itu keluar dari iman.
"kalau anda putus mengagungkan nabi muhammad, keluar dari iman, cuman kan kita tidak bisa setiap saat mengagungkan dengan cara yang sama, maka dibuatlah satu ajaran, yang lupa biar inget acara perayaan maulid nabi," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya pun mengatakan bahwa semua acara di dalam maulid nabi itu adalah kebaikan.
"lalu apa sih di dalam acara itu? menyebut sejarah nabi, disebutkan diajarkan dalam Al-Quran menyebut kisah nabi terdahulu untuk menguatkan iman, membaca sejarah rasulillah, diajak membaca shalawat, orang berkumpul ada penceramahnya, ada sedekah, semuanya kebaikan," Pungkas Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan tentang peringatan maulid nabi itu dalam satu dakwahnya, dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 24 Desember 2018.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
H+1 Lebaran, 9,4 Juta Orang Serbu Commuter Line: Stasiun Bogor Jadi Titik Terpadat
-
Lebaran Bareng Keluarga Pacar, Hubungan Azizah Salsha dan Nadif Zahiruddin Makin Serius?
-
Menggugat Salam Tempel Saat Lebaran: Kenapa Anak Kecil yang Sering Dapat?
-
Angkot Dilarang Masuk Puncak! Dishub Bogor Putar Balik Kendaraan di Simpang Gadog
-
Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat
-
Bacaan Niat Puasa Syawal, Apakah Harus Dilakukan Berurutan?
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Viral Saf Salat Id di Alun-Alun Kudus Campur Baur, Bagaimana Hukumnya?
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah