SuaraBandung.id - Buya Yahya pada satu ceramahnya menjelaskan tentang surga yang pernah dihuni oleh nabi Adam SAW.
Penjelasan itu merupakan jawaban Buya Yahya atas pertanyaan dari seorang jamaah.
Sebelumnya jamaah itu bertanya kepada Buya Yahya, "Allah menciptakan nabi Adam itu di surga, surga akhirat bukan?"
Jamaah itu melanjutkan, "Karena sepengetahuan saya bahwa surga akhirat yang pertama kali masuk adalah nabi kita nabi Muhammad SAW," lanjutnya.
Kemudian Buya Yahya menjawab tentang surga yang pernah dihuni oleh nabi Adam SAW itu. Ia mengatakan bahwa berdasarkan aqidah ahli sunnati wal jama'ati, maka surga itu ada dan sudah diciptakan oleh Allah. Hal itu sebagaimana disebutkan oleh para ulama.
"bahwa keyakinan kita surga sudah ada dan sudah diciptakan oleh Allah," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya kemudian mengungkapkan adanya perbedaan pendapat tentang diciptakannya surga.
"Ada hari ini, kaum mu'tazilah mengatakan surga belum diciptakan, karena itu darul jaza, nanti kalau sudah dibangkitkan baru ada jaza', bukan bagian kita, menurut keyakinan kita ahli sunnati wal jama'ati bahwasanya surga sudah ada," Buya Yahya mengungkapkan.
Selain itu, Buya Yahya juga mengatakan bahwa terkait surga yang pernah disampaikan oleh nabi itu sudah masuk pada masalah pemahaman.
"dan surga ini pernah nabi masuk waktu isra' mi'raj, itu undang-undangnya sudah beda. Nabi pernah masuk surga, melihat, bahkan nabi mendengar terumpahnya, itu adalah alamnya beda," Buya Yahya menjelaskan.
"kalau sudah itu masuknya sudah undang-undangnya bukan undang-undang alam dunia, nabi sudah dengan mukjizatnya, cara berjalannya nabi pun sudah tidak seperti orang berjalan, dari masjidil haram masjidil aqsa, sampai ke langit ke tujuh dan seterusnya," Buya Yahya menambahkan.
"itu tidak pakai aturan aturan dunia ini, sudah masuk aturan-aturan alam lain, karena nabi melihat neraka, nabi berdiskusi dengan para nabi yang sudah wafat," Buya Yahya menambahkan.
Lalu Buya yahya juga mengungkapkan bahwa manusia yang masih hidup tidak mungkin melihat surga, selain itu juga yang berbeda pendapat itu bukan kafir melainkan hanyalah masalah pemahaman.
"maka yang mengatakan surga nabi Adam hanyalah taman-taman indah, tidak kafir," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya menegaskan kembali bahwa ulama mengatakan surga itu adalah surga yang sesungguhnya, di dalamnya terdapat malaikat-malaikat.
Buya Yahya juga mengingatkan tentang nabi Adam yang melakukan kesalahan di surga.
Berita Terkait
-
Para Ahli Surga yang Telah Meninggal Dunia, Buya Yahya: Bukan di Surga
-
Acara dalam Peringatan Maulid Nabi, Apa Aja Sih? Ternyata Ini Kata Buya Yahya
-
Buya Yahya Menerangkan Makna Keberkahan, Ternyata Pengaruhnya Luar Biasa
-
Pernah Mimpi Bertemu Buya Yahya, Seorang Jamaah Bertanya, Ternyata Ini Maknanya
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar