SuaraBandung.id - dr. Zaidul Akbar menerangkan dalam satu programnya tentang menu makanan yang aman dikonsumsi oleh balita.
Ia mengatakan bahwa balita harus lebih banyak mengonsumi makanan living food seperti sayur, buah-buahan, dan dan daging. Adapun daging yang disarankan yakni bukan berupa sosis ataupun nugget.
Kemudian dr.Zaidul Akbar juga menyampaikan agar menghindari makanan olahan untuk diberikan kepada balita.
"kemudian kalau mau kasih daging ke mereka, kasih daging tapi bukan sosis, bukan nugget seperti itu, ya, karena makanan-makanan seperti itu biasanya mereka suka juga," dr. Zaidul Akbar mengungkapkan.
Lalu ia mengatakan bahwa mengonsumsi madu ataupun produk-produk sehat lainnya perlu dibiasakan. Selain itu, dapat juga memberikan probiotik kepada anak.
Setelah itu, dr. Zaidul Akbar juga menyarankan agar mengurangi makanan yang tinggi karbohidrat, yakni dengan menggunakan beras putih organik, beras coklat, ataupun beras hitam.
"menjauhkan mereka dari makanan-makanan yang tinggi karbohidrat, tetep kasih tapi dalam bentuk yang lain, misalnya tadi saya katakan nasi putih bisa diganti dengan beras merah, beras coklat, atau mungin kentang, sangat banyak," dr. Zaidul Akbar menjelaskan.
Ia pun menyarankan agar mengurangi makanan berminyak. Para orang tua bisa belajar untuk membuat makanan yang berupa clean eating.
"jadi minyak-minyakan juga dikurangi, ya, jadi kalau mungkin bapak ibu mau belajar, ya, seingat saya di instagram ada tuh, clean eating, itu kan banyak banget tuh," kata dr. Zaidul Akbar.
Baca Juga: Lakukan Amalan Berikut, Jika Bertemu Sosok Ini di Mimpi Kata Ustadz Abdul Somad
dr. Zaidul Akbar menegaskan bahwa makanan ataupun produk-produk yang Allah jelaskan dalam Al-Quran ataupun disebutkan oleh rasulullah SAW itu sangat baik, contohnya yakni madu dan habbatussauda.
Ia pun membagikan satu menu makanan yang baik untuk balita.
"sanggupkan bikin bubur alpukat, bubur alpukat anda kasih kurma, anda kasih sedikit madu, anda kasih sedikit garam, itu sudah menjadi makanan yang sangat powerfull buat bayi," ungkapnya.
Kemudian dr. Zaidul Akbar menyampaikan satu indikator yang dapat menunjukkan anak tersebut lebih tahan imunitasnya.
"indikatornya apa, nanti indikatornya adalah anak-anak tersebut akan jauh lebih kuat dan tahan imunitasnya ketika menghadapi musim apapun, itu salah satu indikatornya," pungkas dr. Zaidul Akbar.
dr. Zaidul Akbar menjelaskan tentang menu makanan balita itu dalam satu programnya, dilansir dari video dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, yang diunggah pada 7 Januari 2022.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
5 Bedak Viva yang Bagus dan Tahan Lama untuk Pemakaian Sehari-Hari
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 April 2026: Hadiah OVR Tinggi, Gems, dan Kompensasi Bug
-
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti
-
Cek Fakta: Benarkah Aktor Roger Danuarta Kecelakaan Motor?
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen