SuaraBandung.id - Buya Yahya pernah mengungkapkan bahwa terkadang manusia merasa dirinya paling bersih, kemudian ia sibuk mengomentari kekurangan dan kesalahan orang lain.
Bahkan terkadang kita sendiri mengucapkan istighfar, tetapi istighfar itu justru merupakan sebuah kesombongan.
Itu terbukti ketika kita tidak merasakan sedih apabila ada saudara kita yang masih melakukan kesalahan ataupun keburukan, satu contoh yakni ketika saudara kita masih hidup di dalam riba.
Buya Yahya pun mengatakan bahwa seharusnya kita mendoakan saudara-saudara kita agar keluar dari kubangan riba.
"kalau anda punya hati penuh kasih dengan orang yang terjerumus dalam riba, anda tidak akan terjerumus dalam riba," Buya Yahya mengungkapkan.
Buya Yahya menjelaskan bahwa apabila kita merasakan sedih ketika melihat saudara yang terjerumus dalam riba, berarti kita sadar bahwa perbuatan riba itu dapat menjadikan seseorang terpuruk.
Maka dengan begitu, kita tidak akan terjerumus dalam riba. Hendaknya kita pun mendoakan saudara-saudara kita setiap malam agar terbebas dari riba.
Lalu Buya Yahya mengatakan bahwa yang terpenting dalam hal itu adalah niat seseorang untuk keluar dari riba, Buya Yahya menyampaikan bahwa banyak orang yang perlahan-lahan berhasil keluar dari riba.
Buya Yahya menjelaskan tentang kesombongan dan riba itu dalam satu ceramahnya, dilansir dari video dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 18 Juli 2022.
Baca Juga: Doa dalam Keadaan Ini Tidak Dianjurkan, Buya Yahya: Allah Sayang Kepada Hamba
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung