SuaraBandung.id - Febri Hariyadi, Pemain winger Persib Bandung menggungkapkan, pertandingan melawan Persija Jakarta pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2022/2023 akhir pekan nanti menjadi ujian tersendiri bagi Persib Bandung.
Febri Hariyadi menyebutkan bahwa lawannya Persija Jakarta tidak bisa dianggap lawan sembarangan.
Di bawah nahkoda Thomas Doll, Persija Jakarta memliki karateristik tersendiri dalam segi permainan dalam sebuah klub.
Jelang laga ini, Febri Hariyadi menganggap bahwa ia dan rekan-rekannya harus mempersiapkan diri lebih matang lagi.
Persib Bandung wajib mewaspadai Persija Jakarta apalagi bermain di hadapan para Bobotoh di rumah sendiri.
“kita tahu Persija Jakarta adalah tim yang bagus dari dulu Sampai Sekarang,” unkap Febri Hariyadi, dilansir dari Persib.co.id, Kamis (29/9/2022).
Febri Hariyadi pun mengungkapkan bahwa apalagi saat ini karakter tim Persija Jakarta semakin terlihat.
“Apalagi sekarang kita lihat lebih terlihat karakter timnya. Jadi, kami harus lebih mempersiapkan untuk pertandingan lawan Persija,” ungkapnya lagi.
Persib Bandung memliki waktu yang cukup banyak selama 2 pekan masa libur kompetisi FIFA Matchday di bulan September ini.
Baca Juga: Buya Yahya: Rasa Was-was Bisa Muncul Akibat Ada Gangguan Bisikan Negatif Shaiton atau Jin
Selama jeda itu juga Persib bandung sudah mempersiapkan diri dan mengevaluasi kekurangannya selama 10 pekan terakhir ini.
Febri Hariyadi mengaharapkan keja keras dan persiapannya selama ini akan memberikan hasil yang maksimal dalam laga melawan Persija Jakarta nanti. Kemenangan menjadi yang utama bagi Febri Hariyadi dan juga tim Persib Bandung.
“Sejauh ini Persiapan Bejalan baik. Semoga kerja keras kami di pertandingan nanti bebuah kemenangan,” jelasnya Febri Hariadi.
Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akan jadi tempat rivalitas kedua klub besar ini akan dilaksanakan.
Menjadi kebanggan bagi Bobotoh dan masyarakat Bandung bisa melihat tim kesayangannya bisa bertanding dalam duel terbesar di Indonesia.
Kontributor: Hasan Aulia Putra Sarma
Berita Terkait
-
Ratusan Bobotoh Sempat Rusuh ketika Melakukan Unjuk Rasa di Kantor Persib Bandung
-
Sutiono Lamso, Pemain Persib Bandung Pertama yang Berhasil Membobol Gawang Persija Jakarta
-
Liga 1: Mark Klok dan Irianto Sudah Balik ke Persib, Ricky Kambuaya Jalani Latihan Terpisah Jelang Laga Kontra Persija
-
Asisten Pelatih Persib Bandung Ungkap Siap Bermain Tanpa Ada Tekanan di Pertandingan Persib vs Persija
-
Demi Keamanan, Polda Jawa Barat Majukan Jadwal Persib Bandung vs Persija Jakarta
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun
-
Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?
-
Kasus Penembakan TNI di THM Panhead Masuk Tahap Baru, Sertu MRR Hadapi Oditurat Militer
-
Xabi Alonso Bawa Gerbong Staf Pelatih dari Real Madrid ke Chelsea, Siapa Saja?
-
Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza
-
Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
-
The Horse and His Boy, Novel Fantasi Klasik Sarat Makna Kehidupan
-
Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026
-
Kisah Kelam Teh Sarah Terjebak Pesugihan Gunung Kawi
-
Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran