SuaraBandung.id - Nabi Muhammad memperoleh anugerah dari Allah SWT berupa kemuliaan. Kemuliaan dari Allah itu tidak membutuhkan legitimasi terkait tanggal ketika nabi dilahirkan.
Gus Baha pernah menjelaskan tentang hal itu dalam satu ceramahnya.
Dilansir SuaraBandung.id dari akun twitter @gayengco, berikut ulasannya.
Gus Baha pernah mengatakan bahwa ulama tidak ingin ada stigma dalam masyarakat tentang hari kelahiran atau kematian seseorang.
"Imam Bukhori meninggalnya malam Sabtu, jadi ulama-ulama itu sengaja, dia kepingin orang tuh ndak stigma (pada hari selain jumat)," ungkap Gus Baha.
Kemudian Gus Baha pun menjelaskan bahwa tidak harus semua orang saleh itu meninggal pada hari Jumat.
"Kalau misalnya orang saleh, meninggalnya hari jumat semua, kalau melihat kamu mati hari selasa atau rabu, wah (berarti orang) nggak jelas," jelas Gus Baha disambut tawa pendengarnya.
Lalu Gus Baha mengatakan bahwa Nabi Muhammad pun tidak dilahirkan pada bulan-bulan tertentu seperti bulan ramadhan, rajab, ataupun muharram.
"Kanjeng nabi yo unik, nabi yo, bulan yang mulia apa. Ramadhan kan, afdhol meneh (mulia lagi) rajab, afdhol meneh sura (muharram). Tapi nabi lahirnya tuh tidak di bulan yang mulia. Malah mulud (bulan rabi'ul awwal)," kata Gus Baha.
Baca Juga: Perbedaan Pendapat, Makmum Menunggu Salam Kedua Imam Terlalu Lama, Gus Baha: Sama Bermutunya
Gus Baha menjelaskan bahwa hal itu karena Allah ingin kemuliaan nabi tidak tergantung pada tanggal kelahiran ataupun bulan kelahiran.
"Kenapa Allah ndak milihkan orang terbaiknya di bulan terbaik, misale ramadhan. Karena Allah kepingin mulianya nabi itu karena dzat nya nabi, tidak tergantung tanggal kelahiran atau bulan kelahiran," jelas Gus Baha.
Setelah itu, Gus Baha memberikan contoh pandangan di masyarakat yang sering mengaitkan kemuliaan seseorang dengan tanggal kelahiran orang tersebut..
"lah umpomo nabi lahire bulan ramadhan, pasti orang gini, wah kanjeng nabi wong hebat, buktine lahire ramadhan. Artinya hebatnya nabi diperkuat ramadhdan, itu bahaya," kata Gus Baha.
Gus Baha lalu menegaskan bahwa nabi Muhammad sudah memiliki keindahan dan kemuliaan dzatnya, sehingga tidak membutuhkan legitimasi terkait tanggal kelahirannya.
"Bahayanya adalah, nabi itu sudah indah min haisu dzaatu, jadi nggak perlu butuh legitimasi hari dan tanggal," pungkas Gus Baha.
Berita Terkait
-
Perbedaan Pendapat, Makmum Menunggu Salam Kedua Imam Terlalu Lama, Gus Baha: Sama Bermutunya
-
Kalimat yang Luar Biasa Ini Jarang Dihayati, Gus Baha: Masa Lalu Diampuni Semua
-
Allah yang Menghidupkan dan Mematikan, Gus Baha: Kita Tidak Bisa Memilih
-
Walau Hiburan Ketoprak dan Biduan, Tetap Penuhi Undangan Pernikahan, Gus Baha: Kebenaran Tidak Boleh Ditinggalkan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan