SuaraBandung.id - Perbedaan pendapat mengenai tata cara dalam ibadah salat adalah hal yang biasa. Bahkan, ulama tidak mempermasalahkan perbedaan pendapat itu.
K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim, Gus Baha pun pernah menjelaskan perbedaan pendapat dalam ibadah salat terkait salam ketika salat berjamaah.
Gus Baha mengungkapkan bagaimana hukumnya bila makmum menunggu hingga imam melakukan salam kedua.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Santri Gayeng yang diunggah pada 25 Februari 2022.
Gus Baha menjelaskan tentang perbedaan pendapat itu melalui tanya jawab dengan para jamaah.
"Yo Mustofa ini kan sering dadi (jadi) imam. Nah, Mustofa uwis (udah) salam, ketika Mustofa salam ini statusnya dia keluar dari salat atau masih salat? Ndak, jawab saja. Keluar dari salat," ungkap Gus Baha.
Kemudian Gus Baha menjelaskan pendapat pertama yang mengatakan bahwa makmum yang menunggu imam salam hingga salam kedua maka itu hukumnya batal.
"Itu ada ulama mengatakan, kalau makmumnya (kesuwen) terlalu lama duduk karena menunggu Mustofa salam kedua, maka salatnya makmum batal. Karena dia menggantungkan salat sama orang yang sudah tidak salat," ungkap Gus Baha.
Gus Baha pun mengatakan bahwa hal itu masuk akal, karena tidak mungkin orang yang masih salat menggantungan hubungan salat kepada orang yang sudah tidak salat.
Baca Juga: Tahanan Kasus Pencurian Tewas di Sel Polsek Pancur Batu Deli Serdang, Ini Penjelasan Polisi
"Masuk akal ndak? ndak ini cerita saja. Pendapat ini masuk akal ndak? Masuk akal. Bagaimana mungkin orang yang masih salat menggantungkan hubungan salat sama orang yang sekarang sudah ndak salat? Maka dianggap batal," jelas Gus Baha.
Lalu Gus Baha mengungkapkan pendapat kedua yang mengatakan bahwa salam kedua adalah penyempurna salat, sehingga tidak masalah bagi makmum.
"Ada juga ulama yang mengatakan, ndak batal. Piye-piye (bagaimanapun), salam kedua itu termasuk penyempurna salat. ngenteni (menunggu) tambah sempurna iku tidak masalah, ini adalah perbedaan pendapat yang imbang, sama bermutunya," pungkas Gus Baha.
Tag
Berita Terkait
-
Kalimat yang Luar Biasa Ini Jarang Dihayati, Gus Baha: Masa Lalu Diampuni Semua
-
Allah yang Menghidupkan dan Mematikan, Gus Baha: Kita Tidak Bisa Memilih
-
Walau Hiburan Ketoprak dan Biduan, Tetap Penuhi Undangan Pernikahan, Gus Baha: Kebenaran Tidak Boleh Ditinggalkan
-
Kitab Barzanji Dibaca Saat Maulid Nabi, Gus Baha: Dianggap Baca Mantra
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Pengusaha Kopi Dikhianati Menantu Sendiri, Rp4,7 Miliar Raib, Diduga Mengalir ke Wanita Lain
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara
-
Kopdes Mulai Berjalan, Pemerintah Resmi Moratorium Izin Alfamart dan Indomaret
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Isuzu dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Truk Bertenaga Hidrogen Sasar Sektor Logistik
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?