SuaraBandung.id – Tragedi maut di Stadion Kanjuruhan Malang kembali terulang. Tragedi tersebut menewaskan 131 jiwa.
Tragedi bermula pada saat usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya, Sabtu (1/10/2022).
Usai pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Arema FC, suporter Aremania beberapa turun ke lapangan.
Kericuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya.
Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut.
Dengan jumlah petugas keamanan yang tidak sebanding dengan jumlah ribuan suporter Arema FC tersebut, petugas kemudian menembakkan gas air mata di dalam lapangan.
Tembakan ga air mata tersebut membuat suporter yang ada di tribun panik dan berdesak-desakan keluar pintu stadion.
Namun, sayang akibat kerusuhan tersebut 131 orang meninggal dunia, dan ini menjadi luka yang mendalam bagi sepakbola Indonesia.
Namun, saat ini gas air mata kembali merenggut nyawa seorang suporter di Argentina.
Baca Juga: Ditengah Jeda Kompetisi Liga 1, Tiga Pemain Persib Bandung Dapat Surat Panggilan
Satu orang suporter berusia 57 tahun bernama Cesar Regueiro meninggal dunia akibat tindakan represi aparat kepolisian saat kisruh pertandingan antara Gimnasia vs Boca Juniors di Liga Argentina.
Mengutip dari laporan Tyc Sports, korban tewas ditemukan di pintu keluar stadion saat pecah rusuh antar suporter di Stadion Juan Carmelo Zerillo, La Plata, Argentina, pada Jumat (7/10/2022).
Penyebab tewasnya korban akibat serangan jantung kemudian dibenarkan oleh Menteri Keamanan Buenos Aires, Sergio Berni. Menurut Berni, korban tewas akibat serangan jantung di luar stadion.
Namun, pernyataan dari pemerintah ini dibantah oleh sejumlah pendukung Boca dan Gimnasia.
Menurut mereka, ada faktor kekerasan aparat dan tembakan gas air mata yang membuat suporter menjadi panik dan sebabkan jatuhnya korban jiwa.
Sementara itu, informasi terbaru menyebutkan bahwa masih ada tiga orang lagi di rumah sakit yang saat ini dalam kondisi kritis.
Sumber: blitz.suara.com
Berita Terkait
-
Media Asing Ungkap Fakta Berbeda Terkait Tragedi Maut Kanjuruhan Malang
-
Ini Alasan Mengapa PSSI Aman dari Tindak Pidana Tragedi Kanjuruhan Malang
-
Bareng Mahfud MD, Aremania Yohanes Prasetyo Hadir di Mata Najwa, Tahan Nangis Ceritakan Kisah Pilu Tragedi Kanjuruhan
-
Berikut Sosok Terduga Komando Dibalik Perintah Penembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Fajar/Fikri Bangkit dari Tekanan untuk Lolos ke 16 Besar Singapore Open 2026
-
Penyebar Hoaks 'Pocong Begal' yang Resahkan Warga Jateng Diburu Polisi
-
Danantara Klaim Jika SDA Tak Dikendalikan yang Rugi Rakyat
-
Jonatan Christie Langsung Alihkan Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Kunjungan Wisatawan Naik, Tingkat Hunian Penginapan di Makassar Terus Menggeliat
-
Hari Tasyrik itu Hari Apa Saja? Ini Asal Usul, Hukum, dan Amalannya
-
Pelatih Maroko Ungkap Alasan Tak Sertakan Sofiane Boufal di Piala Dunia 2026
-
iBox Boyong MacBook Neo ke Indonesia Harga Mulai Rp9 Jutaan, Usung Apple Silicon dan Baterai 16 Jam
-
Geger! Ular Piton Nyeberang di Depan Polres Gresik Bikin Warga Panik