SuaraBandung.id - Irjen Teddy Minahasa menjadi jenderal bintang dua yang disikat Mabes Polri.
Dalam tahun 2022, ini sudah ada dua jenderal bintang dua yang terancam hukuman mati lantaran pelanggaran berat.
Pertama ada jenderal bintang dua yang menjabat Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.
Kemudian yang kedua adalah Irjen Teddy Minahasa yang diduga terlibat perdagangan narkoba kelas kakap.
Belum lagi jenderal lain yang juga terseret kasus Ferdy Sambo seperti Hendra Kurniawan.
Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa ini dikenal kalangan sangat dekat dengan Kapolri Jenderal Sigit Prabowo.
Melihat itu, Pakar hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan apa yang dilakukan kepolisian dalam menangkap Irjen Teddy Minahasa atas dugaan penyalahgunaan narkoba adalah langkah tepat.
Apa yang dilakukan Mabes Polri melakukan penangkapan Irjen Teddy adalah upaya kepolisian bersih-bersih di institusi mereka.
"Langkah ini juga harus diletakkan sebagai bagian dari pembersihan di kepolisian," kata Abdul Fickar Hadjar dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (15/10) seperti dikutip dari wartaekonomi.
Dia sangat yakin jika penangkapan Teddy Minahasa didukung alat bukti yang kuat sehingga tidak ragu menjadikan jenderal dua itu sebagai tersangka.
Diberitakan sebelumnya, Irjen Teddy Minahasa diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.
Dia diduga menyalahgunakan jabatan dan kekuasaannya dengan menggelapkan 5 kilogram barang bukti sabu-sabu.
"Tanpa menyampingkan asas praduga tak bersalah (kasus penangkapan Teddy), saya kira tindakan Polri menjadikan Irjen Pol Teddy sebagai tersangka sudah didasarkan pada prasyarat alat pembuktian yang cukup," katanya menambahkan.
Indonesia Police Watch (IPW) sebelumnya mengungkap dukungan besar pada Polri yang menangkap anggotanya dalam dugaan keterlibatan kasus narkoba.
IPW menilai, penangkapan Irjen Pol. Teddy Minahasa adalah langkah tepat yang sudah dilakukan Polri.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa Tumbang, Krishna Murti Resmi Jadi Jenderal Bintang Dua: Semua Kuasa Allah
-
Jejak Digital! Irjen Pol Teddy Minahasa Pernah Ungkap Pekerjaan Halal dan Terhormat
-
Tak Ada Pujian dari Susno Duadji untuk Kapolri, Malah Curigai 'Ada Pelicin' sampai Teddy Minahasa 3 Kali Jadi Kapolda
-
Pemeriksaan Irjen Teddy Minahasa Dihentikan Karena Alasan Ini
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Imsak dan Buka Puasa Palembang 18 Maret 2026, Catat Batas Sahur dan Jam Magrib Hari Ini
-
Jangan Sampai Terlewat! Imsak Bandar Lampung 18 Maret 2026, Catat Batas Sahur dan Waktu Subuh
-
Imsak Jakarta 18 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Batas Sahur dan Jadwal Salat Hari Ini
-
Heboh! Di Sini Calon Politisi Perempuan Diminta Layanan Seks demi Tiket Pemilu
-
Info A1: Perang Lawan Iran karena Kebodohan Trump Ditipu Lobi Israel dan Tokoh Media AS
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Fatia Maulidiyanti Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret
-
Pejabat Militer Israel Bongkar Detik-detik Ali Larijani Dihabisi di Rumah Aman