SuaraBandung.id – Tragedi Kanjuruhan Malang yang terjadi seusai laga Arema FC melawan Persebaya pada 1 Oktober 2022, rekontruksi dari tragedi tersebut dilakukan di lapangan Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Rabu (19/10/2022).
Dalam rekontruksi tersebut, 30 adegan diperagakan. Namun, dari seluruh adegan tidak ada yang memeragakan tembakan gas air mata ke tribun penonton.
Dikutip dari Antara, terkait hal tersebut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa hal itu merupakan materi penyidikan berdasarkan keterangan para tersangka dan saksi.
Namun, berbeda dengan temuan investigasi TGIPF yang menyebutkan bahwa Sat Brimob dan Dalmas Polres telah menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton.
Penembakan tersebut yang mengakibatkan suporter panik dan ketakutan. Sehingga penonton lari menuju ke pintu keluar tribun, dan terjadilah desak-desakan di pintu keluar yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa.
Seperti diketahui, tragedi Kanjuruhan Malang setidaknya menewaskan 133 suporter Aremania. Total korban dalam tragedi Kanjuruhan saat ini yaitu 781 orang, dengan rincian luka ringan 573 orang, luka sedang 50 orang, dan luka berat 25 orang.
Terkait tragedi Kanjuruhan Malang, Polri telah menetapkan enam orang sebagai tersangka.
Keenam tersangkat tersebut yakni, AHL (Dirut LIB), AH (Ketua Panpel), SS (Security Officer), Wahyu SS (Kabag Ops Polres Malang), H (Deputi 3 Danyon Brimob Polda Jatim), dan BSA (Kasat Samapta Polres Malang).
Para tersangka dijerat Pasal 359 dan 360 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Kematian dan Pasal 103 Jo Pasal 52 UU RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.
Baca Juga: Diduga Ada Intervensi, Pengacara Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak Dicekal Stasiun TV
Terbaru, imbas dari tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi akan merubuhkan Stadion Kanjuruhan Malang, dan akan dibangun kembali sesuai dengan standar FIFA. (*)
Sumber: ANTARA berjudul Tak ada tembakan gas air mata ke tribun, Ini penjelasan Polri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Antara Keberanian dan Shock Value: Kritik Atas Promosi Film Aku Harus Mati
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya
-
5 Mobil Bekas Keluaran 2016: Tak Bikin Tekor Meski Pakai BBM Non Subsidi, Mulai 80 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG
-
5 Sampo Berbahan Tea Tree Oil untuk Rambut Berketombe, Gatal-gatal Lenyap
-
Terbongkar! Kepala SMK di Brebes Jadi Otak Pengoplosan Gas Elpiji, Ini 7 Faktanya
-
Sinopsis Perfect Crown, Lika-liku IU dan Byeon Woo-seok Nikah Kontrak
-
7 Fakta Profil dan Kekayaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Kena OTT KPK
-
7 Sabun Cuci Muka Wardah yang Bagus untuk Kulit Kusam, Wajah Jadi Cerah dan Segar
-
Siswa SMP di Siak Meninggal Akibat Ledakan Sosok Berprestasi Bidang Sains