SuaraBandung.id - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan yang dibentuk oleh pemerintah telah memberikan rekomendasi kepada Presiden Jokowi berdasarkan investigasi di lapangan.
Diketahui dalam rekomendasi yang disampaikan kepada Presiden Jokowi menyatakan bahwa ketua umum PSSI beserta jajarannya harus mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral.
Namun, dalam statuta di PSSI sendiri bila ingin mengganti ketua dan seluruh pengurus maka harus diadakan Kongres Luar Biasa (KLB).
Secara tidak langsung TGIPF merekomendasikan kepada presiden jokowi agar PSSI segera melakukan Kongres Luar Biasa untuk pemilihan ketua baru.
Hal tersebut ditanggapi dingin oleh ketua Komite Eksekutif (Exco) PSSI Ahmadh Riyadh, Ia memandang bahwa keinginan TGIPF kepada pihaknya untuk menggelar KLB dan merombak kepengurusan hanyalah sebuah pengingat.
Ia menyebutkan bahwa keputusan digelarnya KLB hanya bisa datang dari anggota yang memiliki suara (Voters).
"Yang berhak meminta KLB itu anggota PSSI, para 'voter'. Pemerintah tidak bisa mencampuri hal itu," kata Ahmad, dikutip dari Suara.com, Rabu (19/10/2022) malam.
Jika dilihat dari KLB terakhir yang menjadikan Mochamad Iriawan terpilih sebagai ketua umum, terdapat 86 voters. Mereka antara lain 34 Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, 18 klub Liga 1 2019, 22 klub Liga 2 2019, 10 klub Liga 3 2019, 1 Asosiasi Futsal, dan 1 Asosiasi Sepak Bola Wanita.
Imbas tragedi kanjuruhan yang menyebabkan banyak korban berjatuhan baik meninggal maupun luka-luka dinilai oleh TGIPF dalam surat rekomendasi 4 Oktober 2022 merupakan Tanggung Jawab PSSI dan kepengurusannya.
Meski terdapat indikasi pergantian ketua PSSI juga seluruh jajaran termasuk Komite Eksekutif (Exco), Ahamd Riyadh meyakini bahwa pemerintah dan TGIPF tahu batasan dalam mengurus kepentingan PSSI.
"Menpora sempat menyampaikan sesuatu tentang itu. Presiden juga bersikap jelas. Urusan PSSI diserahkan kepada mekanisme PSSI," tutur Ahmad Riyadh.
Presiden jokowi sendiri telah bertemu dengan presiden FIFA Giani Infantino di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10.2022), kedua pihak akan sepakat untuk melakukan tranformasi sepak bola Indonesia.
Dalam program transformasi setelah tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 133 orang tersebut diharapkan bisa menjadikan sepak bola Indonesia menjadi lebih baik dari segi prestasi, pengelolaan sampai supporternya.
Terlebih Indonesia secara resmi akan menjadi tuan rumah dalam gelaran Piala Dunia U-20 pada tahun 2023. (*)
Sumber: Suara.com berjudul Desak Iwan Bule dan Jajarannya Mundur, PSSI Minta Pemerintah Jangan Ikut Campur
Kontributor : Rizki Muhamad Nasrullah
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?
-
Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik