SuaraBandung.id - Seseorang mungkin saja berutang untuk memenuhi satu kebutuhan yang mendesak.
Utang tersebut dapat diperoleh dari orang lain ataupun pihak lain yang mempunyai kemampuan untuk memberikan utang itu.
Meskipun seseorang memiliki kemampuan untuk memberikan satu pinjaman, namun orang itu belum tentu mau meminjamkan miliknya kepada orang lain.
Maka, apabila kita berutang kepada seseorang, hendaknya kita tidak menunda-nunda dalam membayar utang itu karena itu adalah satu kepercayaan.
Orang yang menunda-nunda dalam membayar utang akan menjadi sempit hidupnya, sebagaimana disampaikan oleh Buya Yahya dalam satu ceramahnya.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal TikTok @kajian.kita, berikut ulasannya.
Buya Yahya mengungkapkan bahwa orang yang menunda-nunda dalam membayar utang adalah orang yang zalim.
"Siapapun yang punya gaya hidup suka menunda utang, akan sempit hidupnya karena dia zalim kepada orang berbuat baik kepadanya," ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa berbuat zalim tidak diperbolehkan meskipun kepada orang yang tidak baik, apalagi berbuat zalim kepada orang yang baik.
Baca Juga: Viral di Medsos Pria yang Tersenyum Membawa Mayat, Polisi: Dia Puas Misinya Selesai
"Zalim kepada orang yang zalim saja tidak benar, apalagi zalim kepada orang baik. Maka peringatan kepada orang yang punya utang," jelas Buya Yahya.
Buya Yahya lalu mengatakan bahwa Islam memberikan pengecualian kepada orang yang tidak mampu. Namun, orang yang mampu membayar utang harus segera membayar utang itu.
"Kecuali memang tidak mampu, itulah indahnya di dalam Islam di dalam masalah utang piutang. Kalau punya uang segera bayar, kalau tidak bayar dosa besar, apalagi ingin lari dari membayar utang, waduh," kata Buya Yahya.
Setelah itu, Buya Yahya mengingatkan kepada kita untuk melihat kenyataan yang terjadi bahwa ada orang yang menunda-nunda membayar utang akan sulit mendapat pertolongan.
"Coba lihat saja orang, ini dalam kenyataannya memang semacam itu, orang yang suka menunda membayar utang sementara dia punya uang, maka ketahuilah hidupnya akan sempit terus, nggak ada yang bisa menolong dia," ucap Buya Yahya.
Buya Yahya juga menegaskan bahwa Allah memerintahkan kepada kita untuk menunaikan apa yang diamanatkan kepada secara tepat.
Berita Terkait
-
Allah Meletakkan Magnet Keberkahan di Satu Rumah Ini, untuk Siapa? Buya Yahya: untuk yang Paling Serius
-
Jangan Serta-merta Bercerita kepada Orang Tua! Seorang Istri Dizalimi oleh Suami, Buya Yahya: Bisa Jadi Amarah
-
Membuat Konten YouTube untuk Mencari Rezeki? Ini yang Harus Disebarkan! Buya Yahya: Bukan Sekadar Halal
-
Para Kekasih Allah Bisa Merasakan Hidup di Dunia seperti di Surga, Apa Kuncinya? Ini Kata Buya Yahya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta