SuaraBandung.id - Saat ini, media massa apapun menggunakan konten sebagai sarana informasi dalam berbagai macam konteks.
Konten dapat disebarkan melalui berbagai platform, semisal YouTube dan semacamnya.
Dalam pembuatan dan pendistribusian konten itu, banyak orang yang terlibat di dalamnya.
Lalu, bagaimana bila pekerjaan kita bersinggungan dengan hal itu atau kita yang menjadi pelaku dalam pembuatan dan pendistribusian informasi melalui media?
Jawaban atas pertanyaan itu terungkap dalam satu ceramah yang disampaikan oleh Buya Yahya.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal TikTok @tafsirqu, berikut ulasannya.
Buya Yahya mengungkapkan bahwa apabila kita mencari rezeki melalui hal-hal yang berkaitan dengan media, maka hendaknya rezeki yang kita cari itu bukan sekadar halal, melainkan berkah.
"Kami himbau, kalau urusan dengan youtube dan sebagainya, yang mengundang rezeki, bagaimana rezeki anda bukan sekadar halal, tapi berkah," kata Buya Yahya.
Buya Yahya lalu menjelaskan bahwa hendaknya kita menyebarkan sesuatu yang bermanfaat apabila kita berkiprah di bidang tersebut.
Baca Juga: Polda Jabar Tengah Lakukan Pengejaran Pelaku Penusukan Anak di Cimahi
"Anda boleh berkiprah di dalam dunia youtube, anda berkiprah di situ tapi sebarkan sesuatu yang bermanfaat, apalagi nilai-nilai agama, ada pahala dong di hadapan Allah SWT," jelas Buya Yahya.
Buya Yahya kemudian mengatakan bahwa kita dilarang membuat konten yang merugikan umat karena Allah dapat memberikan hukuman kepada kita.
"Maka jangan sampai anda membuat konten yang merugikan umat nabi Muhammad SAW, hukumannya besar di hadapan Allah dan nanti Allah akan hancurkan di rumah kita sendiri," kata Buya Yahya.
Buya Yahya juga mengingatkan bahwa Allah pasti mengetahui apa yang kita buat, maka hendaknya kita tidak membuat konten yang dapat menimbulkan permusuhan.
"Mengadu domba, membuat permusuhan, Allah tidak tidur loh ya, maka pastikan kalau anda membuat konten yang tidak merugikan," pungkas Buya Yahya.
Berita Terkait
-
Para Kekasih Allah Bisa Merasakan Hidup di Dunia seperti di Surga, Apa Kuncinya? Ini Kata Buya Yahya
-
Orang Tua Dijadikan Objek dalam Konten, Bolehkah? Berikut Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
-
Hampir Tiap Pagi Dilakukan Atta Halilintar dan Aurel, Begini Tata Cara Mandi Wajib dari Buya Yahya, Apakah Mandi Junub Harus Keramas?
-
VIDEO VIRAL 8 Menit 3 Detik: Amarah Mega Memuncak!! Ganjar Sudah Resmi Keluar dari PDIP...Cek Faktanya di Sini
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN