/
Selasa, 25 Oktober 2022 | 17:20 WIB
Karakter Black Adam ((Youtube/Warner Bros Pictures))

SuaraBandung.id – Film terbaru DC Extended Universe atau DCEU “Black Adam” tuai kritikan, karena skenarionya dianggap tak cukup kuat untuk menyajikan kisah dari tokoh utama.  

Menilik pembuatannya, Black Adam dibuat berdasarkan karakter dari komik DC yang pertama kali muncul di “The Marvel Family” edisi pertama.

Karakter Black Adam sendiri diciptakan oleh Otto Binder dan C. C. Beck pada bulan Desember tahun 1945. 

Film ini mengisahkan tentang budak bernama Teth-Adam (Dwayen Johnson) yang berasal dari Kahndaq. Mempunyai dendam, ia diberi kekuatan super oleh Dewa Mesir untuk membalaskan dendamnya. 

Melansir dari suara.com, Kritikus Film, Lida March menyoroti premis berbelit dalam film Black Adam yang membuat saat ditampilkan dengan efek CGI hasilnya dinilai mengerikan. 

Kritikan lain pun bermunculan lagi, semisal dari Associated Press, Mark Kennedy yang mengatakan plot Film Black Adam sangat mengecewakan.

“Sutradara Jaume Collet-Serra dan tim desain melakukan pekerjaan dengan sangat baik di setiap depatemen, tapi film dikecewakan dengan lemahnya scenario yang berpindah dari satu adegan kekerasan ke adegan lainnya,” tulisnya, mengutip dari Suara.com (25/10/2022).

Kendati demikian, film yang dibintangi  Dwayne Johnson ini tetap menduduki posisi puncak Box Office.

Film Black Adam tayang dan bisa dinikmati penonton Indonesia sejak 20 Oktober 2022 lalu. 

Baca Juga: Henry Cavill Disebut Akan Kembali Perankan Superman Setelah Tampil Cameo di Black Adam

(*)

Sumber: Suara.com

Load More