- Bojan Hodak mengonfirmasi peminjaman Febri Hariyadi dari Persib ke Persis Solo hingga akhir musim 2025/2026.
- Febri Hariyadi terdaftar di Persis Solo bernomor punggung 18 untuk putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
- Keputusan peminjaman ini diambil karena kurangnya menit bermain Febri pasca cedera dan persaingan posisi.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, akhirnya memberikan jawaban mengenai nasib Febri Hariyadi untuk putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Menjelang pertandingan pekan ke-20 kompetisi BRI Super League 2025/2026, Jumat (6/2/2026), nama Febri Hariyadi di laman ileague.id muncul sebagai pemain Persis Solo.
Pemain yang berposisi sebagai winger ini dalam laman ileague.id, terlihat menggunakan nomor punggung 18.
Menurut Bojan Hodak, pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026 ini Persib melepas Febri dengan status pinjaman.
Lebih lanjut Bojan Hodak menuturkan, pemain yang akrab disapa Bow ini, dipinjamkan Persib ke Persis Solo dengan durasi hingga berakhirnya musim 2025/2026.
"Febri sudah menandatangani kontrak (bersama Persib) dan dia akan dilepas selama enam bulan secara pinjaman," kata Bojan Hodak, Jumat (6/2/2026).
Bojan Hodak menuturkan, sebagai pelatih dia senang dengan permainan Febri, hanya saja pemain jebolan Diklat Persib ini sempat mengalami cedera.
"Kami sebenarnya senang dengannya tapi satu-satunya masalah adalah dia mengalami cedera tahun lalu dan tidak cukup mendapatkan menit bermain," ujarnya.
Selain itu, di posisinya pada musim 2025/2026 Persib memiliki beberapa nama, di antaranya Saddil Ramdani hingga Uilliam Barros.
Baca Juga: Media Belanda Nilai Kehadiran Mauro Zijlstra Bagian Rencana Persija Kudeta Persib Bandung
"Karena saat ini kami juga memiliki Saddil, Beckham, Berguinho dan Barros di posisinya," ucapnya.
Dengan banyak pemain yang bisa mengisi posisi sayap kanan, maka pada musim ini Febri mimin kesempatan bermain di skuad Maung Bandung.
"Jadi itu membuat dia tidak cukup menit untuk kembali (pasca cedera)," ungkap pelatih yang membawa Persib back to back juara Liga 1 ini.
Melihat situasi tersebut, maka Persib memutuskan untuk meminjamkan Febri dengan harapan di klub barunya bisa mendapat lebih banyak kesempatan bermain.
"Jadi kami mengirimnya ke Solo dan kami berharap dia bisa mendapatkan menit bermain di sana," harap Bojan.
Sementara itu, Febri bukan pemain pertama yang dilepas Persib pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026 untuk dipinjamkan ke klub lain.
Sebelumnya, Persib sudah lebih dulu melepas Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa ke tim Persik Kediri. Keduanya, dipinjamkan hingga berakhirnya musim 2025/2026.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Erick Thohir Ada Agenda sebagai Menpora, PSSI Tunda Evaluasi Kegagalan John Herdman
-
Modus Incar Nasabah Bank, Komplotan Begal Sadis Dibekuk, Dua Pelaku Ditembak!
-
BRI Jadi Koordinator Himbara di Danantara Housing Expo 2026
-
Panglima TNI Pastikan HUT RI Aman, Personel Disiapkan di Berbagai Wilayah
-
Jangan FOMO All-in Saham, Investor Harus Manfaatkan AI untuk Cari Strategi
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi
-
Lima Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Labuhanbatu
-
Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI
-
Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik