SuaraBandung.id - Tadi siang, sejumlah negara di Asia dan Eropa mengalami fenomena gerhana matahari.
Fenomena gerhana matahari adalah sebuah kejadian dimana posisi bulan terletak diantara bumi dan matahari sehingga terlihat menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari di langit.
Fenomena gerhana matahari sering dikaitkan dengan mitos kepercayaan masyarakat setempat. Seperti mitos akan datangnya sebuah bencana hingga tanda kematian dan masih banyak lainnya.
Berikut 5 mitos mengenai fenomena gerhana matahari:
1. Adanya Raksasa yang Memakan Matahari
Mitos ini dipercaya oleh masyarakat Indonesia pada jaman dahulu. Mereka mempercayai jika matahari sedang dimakan oleh Batarakala. Di Vietnam, mereka juga mempercayai jika matahari hilang karena dimakan oleh katak raksasa. Namun tentunya ini hanyalah sebuah mitos, karena tidak ada satupun hewan yang dapat memakan matahari
2. Membuat Suara Bising Agar Matahari Cepat Muncul
Selanjutnya, mengenai raksasa yang memakan matahari, maka masyarakat Indonesia percaya jika membuat suara bising akan menganggu raksasa dan memuntahkan kembali matahari yang telah ia makan.
3. Gerhana Matahari Akan Membuat Makanan Jadi Beracun
Baca Juga: Ayu Ting Ting Kembali Dirawat di Rumah Sakit, Wajah Tanpa Make Up Disorot
Masyarakat India akan berpuasa saat fenomena gerhana matahari terjadi. Hal ini dikarenakan masyarakat disana percaya jika gerhana matahari akan membuat makanan mereka menjadi beracun. Faktanya, gerhana matahari sama sekali tidak memiliki radiasi atau gas beracun yang akan membuat bahaya bagi manusia.
4. Wanita Hamil Tidak Boleh Keluar Rumah
Banyak sekali orang yang sangat percaya dengan mitos yang satu ini. Mereka percaya jika wanita yang sedang hamil pergi keluar rumah saat gerhana matahari berlangsung akan memberikan efek yang tidak baik kepada janinnya seperti, bibir sumbing bahkan dapat menyebabkan keguguran. Padahal gerhana matahari tidak berbahaya untuk manusia.
5. Melihat Gerhana Matahari Dapat Sebabkan Kebutaan
Mitos yang satu ini sangat populer di seluruh dunia lho. Karena mitos ini satu - satunya mitos yang paling masuk akal. Namun faktanya tidak langsung menyebabkan kebutaan. Hal ini dikarenakan melihat matahari secara langsung saat gerhana atau tidak akan membuat mata sakit dan bisa menyebabkan kebutaan. Tentunya jangan ditiru ya, haruslah memakai kacamata jika ingin melihat matahari.
Itulah 5 mitos mengenai fenomena gerhana matahari. Ada yang kalian percaya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Harga Pertamax Naik Terus, Ini 7 Pilihan Mobil Bekas 7-Seater yang Irit dan 'Ramah' Pertalite
-
Sinopsis From, Serial Horor Misteri Debut dengan Skor 100 dari Rotten Tomatoes
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Apa Beda Cushion dan Foundation? Ini 7 Merk yang Cocok untuk Kulit Berminyak
-
Cek 7 Tanda Daycare yang Aman bagi Bayi Agar Tidak Menjadi Korban
-
Kondangan ke Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Prabowo dan Bahlil Kompak Komentar Soal Makanan
-
Foundation yang Bagus Merk Apa? Cek 7 Rekomendasi Terbaik Coverage Halus Seharian
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!