SuaraBandung.id - Saat ini, kajian agama Islam dapat diikuti melalu siaran di media elektronik.
Lalu, apakah pahala yang diperoleh dari pengajian yang kita ikuti melalui siaran media elektronik itu sama dengan pahala yang diperoleh dari pengajian secara langsung?
Jawaban atas pertanyaan itu terungkap dalam satu ceramah yang disampaikan oleh Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat menjawab pertanyaan seorang jamaah terkait perbedaan antara pahala yang diperoleh dari pengajian secara langsung dan pahala yang diperoleh dari pengajian yang diikuti melalui siaran media elektronik.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Pengingat Diri yang diunggah pada 26 Oktober 2022, berikut ulasannya.
"Apa perbedaan dalam memperoleh pahala apabila kita datang ngaji bareng dengan ikut pengajian melalui siaran tv media elektronik? Jauh sekali pahalanya," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat lalu menjelaskan bahwa pengajian yang diikuti dengan cara apapun akan menghasilkan pahala karena mengamalkan nilai Quran.
"Walaupun dua-duanya dapat pahala, yang kajian kan seperti pemirsa kita sekarang kajian. Insya Allah ada pahalanya, itu mengamalkan nilai Quran," jelas Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat kemudian menyebutkan nilai-nilai Quran yang terkandung apabila kita mengikuti satu pengajian.
"Quran surat ke-9 ayat 122, Quran surat 58 ayat yang ke-11, Quran surat ke 96, ayat yang pertama, ada pahala, ketika mengamalkan isi Quran, pahala diberikan," ucap Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat lalu mengungkapkan bahwa apabila kita datang secara langsung dalam pengajian, maka pahala yang akan kita peroleh akan lebih banyak.
"Ya, antum yang datang, banyak lagi pahalanya, dari mulai berangkat, ada pahalanya, hadits Ibnu Majah nomor hadits 233," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat juga menyebutkan berbagai pahala yang diperoleh apabila kita mendatangi pengajian secara langsung.
"Setiap langkahnya dihitung, malaikat menaungi, doanya cepat dikabulkan, setiap catatannya ada pahalanya, kemudian setiap bertemu, antum masuk ke masjid, ini masuk masjid ada pahalanya, " kata Ustaz Adi Hidayat.
salatnya ada pahalanya, duduknya ada pahalanya, diniatkan i'tikaf ada pahalanya, salaman dengan teman ada pahalanya, kemudian antum mengamalkan, ada pahalanya, banyak pahalanya," tambah Ustaz Adi Hidayat.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Orang Saleh, Doa Orang Ini Pasti Allah Kabulkan Pula, Ustaz Adi Hidayat: Menarik
-
Sakaratul Maut bagi Orang yang Terbiasa Berbuat Maksiat, Apa yang akan Ditampakkan oleh Allah? Ustaz Adi Hidayat: Jangan Dikira Mudah
-
Sabar Dulu! Langkah Ini Dapat Membuka Jalan Terbaik atas Masalah yang Dihadapi, Ustaz Adi Hidayat: Sabar Itu Bukan Diam
-
Tidak Larut dalam Kesedihan, Bagaimana Caranya? Ustaz Adi Hidayat: Kita Tercipta untuk Senang
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib