SuaraBandung.id - Kang Dedi Mulyadi ungkapkan alasan mengapa ia menggunakan transportasi umum saat menuju sidang ketiga perceraiannya.
Selama ini, beberapa khalayak umum bertanya - tanya mengapa Kang Dedi Mulyadi yang notabenenya adalah pejabat, masih mau menggunakan transportasi umum yaitu angkot.
Walau sudah dijelaskan di kanal Youtubenya, bahwa Dedi Mulyadi ingin membantu sebuah keluarga yang kekurangan saat dirinya tengah merasa kesedihan.
Ternyata ada alasan lain yang mengakibatkan Dedi Mulyadi mau naik angkutan umum saat berangkat dan pulang dari Pengadilan Agama Purwakarta.
Pada laman akun media sosial Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi mengungkapkan jika dirinya ternyata pernah melakukan profesi supir angkutan umum saat muda.
“Saat itu saya naik angkot karena memang pernah menjadi sopir angkot,” kata Dedi Mulyadi.
Selanjutnya Dedi Mulyadi juga menjelaskan jika ia langssung merasakan kembali suasana nolstagia saat dirinya menjadi supir angkutan umum.
“Perasaan itu kembali hadir, terasa susahnya kehidupan mereka saat itu,” tambah Dedi Mulyadi.
Melihat penjelasan dari mantan Bupati Purwakarta tersebut, para netizen langsung merasa terenyuh.
Baca Juga: PNM Padang Raih 2 Penghargaan Sekaligus di Acara Puncak Bulan Inklusi Keuangan OJK
“Bener2 mengajari filosofi hidup, kalo semua pejabat punya sifat seperti beliau insyaallah makin banyak warga bahagia,” tulis akun @ded***
“Kang Dedi yg cerai, saya nangis trs karna org sebaik anda, bisa di gugat, org sedermawan anda, bisa ditinggalkan,” tulis akun @wir***
“Ya. Dpt di mengerti.. bercerai itu salah satu yg di bnci Allah pasti lah BPK TDK ingin dtng ktmpt itu…. kecuali klo hal nya brbeda..sehat sll BPK..,” tulis akun @teh***
Sebelumnya, Dedi Mulyadi secara langsung menjelaskan alasan mengapa ia menggunakan angkutan umum saat menuju sidang perceraiannya dengan sang istri, Anne Ratna Mustika.
Saat berangkat dan pulang dari Pengadilan Agama Purwakarta, Dedi Mulyadi senantiasa membagikan rezeki kepada para penumpang sert sang supir.
(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa
-
6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Serang: Pelaku Divonis Seumur Hidup
-
Lagi Diburu Banyak Orang, 5 Brand Sepatu Lokal Ini Diprediksi Cepat Sold Out Mei 2026
-
Seluruh Jemaah Calon Haji 2026 asal Riau Telah Berangkat ke Tanah Suci
-
Awas! Galon 'Ganula' Usia 11 Tahun Masih Beredar, 92 Juta Warga RI Terancam Bahaya BPA
-
Merinding Lihat Karya APFI 2026, Bupati Bogor: Ini Lorong Sejarah Perjalanan Bangsa
-
Rahasia Tinta Tato Dayak: Campuran Arang dan Gula Aren yang Masih Dipakai Secara Tradisional