SuaraBandung.id - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi termasuk pihak yang cepat tanggap tatkala gempa bumi mengguncang Cianjur dengan kekuatan magnitudo 5,6 pada Senin 21 November 2022.
Setelah dirinya membantu evakuasi korban gempa bumi Cianjur, pria yang akrab disapa Kang Dedi itu merasakan atmosfer kengerian saat gempa terjadi dan berimbas pada ambruknya sejumlah bangunan.
Terlebih kontur wilayah tersebut perbukitan yang berbatasan dengan daerah Puncak Bogor.
“Dari konstruksi ini harus menjadi bahan renungan kita untuk tidak ragu lagi Kabupaten Cianjur melakukan evaluasi tata ruang,” papar Kang Dedi.
Menurut Dedi Mulyadi langkah evaluasi tata ruang harus segera dilakukan agar tidak terus menerus menjadi risiko tinggi jika terjadi gempa kembali.
Terlebih, kata Kang Dedi, kini semakin banyak bangunan yang mengarah ke daerah Puncak. Belum lagi wilayah hutan di daerah Pucak sudah mulai gundul dan menjadikannya risiko tambahan.
“Ini problem yang harus dihadapi. Kalau ada guncangan pasti pecah tanahnya, ketika pecah tanah turun ke bawah dan tidak ada lagi penahan. Ini jadi bahan evaluasi,” paparnya.
Selain itu Kang Dedi juga menilai tata ruang baliho atau papan reklame harus segera dibenahi.
Jangan lagi dipasang di daerah rawan gempa karena sangat berisiko ambruk dan menimpa kendaraan atau warga.
Baca Juga: Mardiono Sebut 14 Pengurus Wilayah PPP Usulkan Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024
“Mari kita lakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan yang rawan terhadap kebencanaan ini,” ucap Kang Dedi Mulyadi.
Borong Makanan Cepat Saji
Pada kesempatan itu, masih dilokasi bencana Kang Dedi Mulyadi memborong nasi beserta lauk pauknya di sejumlah tempat makan yang dijumpai.
Hal tersebut dilakukan karena korban bencana kerap kesulitan mendapat makanan.
“Kalau kita kirim atau bawa beras belum tentu ada yang masaknya, ngirim mi juga belum tentu ada yang menyeduhnya. Tetapi kalau makanan jadi itu tinggal dimakan,” ucapnya.
Hal tersebut terbukti saat Kang Dedi tiba pada Selasa dini hari di daerah Cugenang. Meski banyak masyarakat yang sudah tertidur di tenda darurat namun mereka lapar.
Saat Kang Dedi datang warga langsung menyantap makanan yang dibawa tersebut.
Kang Dedi mengatakan, setelah makan warga tercukupi barulah mencukupi kebutuhan lain seperti obat-obatan, pembalut, popok dan lainnya.
Disusul kemudian penyediaan ambulance untuk kebutuhan evakuasi korban meninggal dan luka-luka.
Berita Terkait
-
Mardiono Sebut 14 Pengurus Wilayah PPP Usulkan Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024
-
Syahrini Dan Reino Barack Dirumorkan Cerai, Warganet Duga Karena Tak Ada Keturunan
-
Land Of Leisures 2022: Kembalinya Gegap Gempita Industri Kreatif Lokal Yogyakarta
-
Denise Chariesta Kini Punya Banyak Musuh Usai Terus Bongkar Borok Soal RD: Makin Hari Makin Bertambah
-
Viral! Diduga Anggota Kopassus Bantu Sipil Aniaya Pegawai Tempat Karaoke di Boyolali
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik