SuaraBandung.id – Anggota DPR RI Dedi Mulyadi tak henti-hentinya memberikan bantuan kepada korban gempa di Kabupaten Cianjur.
Siang dan malam ia memberikan logistik dan terus diberikan terutama bagi korban yang tinggal di daerah pelosok.
Tak tinggal diam, suami Anne Ratna Mustika itu pun ikut turun kejalan memberikan bantuan langsung kepada warga.
Seperti yang dilakukan malam tadi, pria yang akrab disapa Kang Dedi itupun kembali datang ke Cianjur. Ia datang menyalurkan logistik ke salah satu desa di pelosok Cianjur.
Namun di daerah Nagrak ia dan mobil yang membawa logistik terjebak macet.
Kemacetan terjadi lantaran banyak sekali mobil yang parkir di pinggir jalan bahkan sampai memakan badan jalan.
Alhasil jalan pun mengalami penyempitan dan mobil harus bergantian untuk melintas.
Kang Dedi pun berinisiatif turun dari mobil. Ia menanyakan pada sejumlah warga siapa pemilik mobil-mobil tersebut. Rupanya warga pun tak mengetahui siapa pemiliknya.
“Ini punya siapa, di mana orangnya? Ini mobil harusnya ditertibkan jangan parkir di sini. Kalau tidak ada mobil parkir pasti bisa lancar jalannya,” tegas Kang Dedi.
Baca Juga: Begini Suasana Pertemuan Dinner Koalisi Indonesia Bersatu di Menteng
Seharusnya, kata dia, ada petugas yang mengatur lalu lintas dan menertibkan kendaraan agar tidak parkir sembarangan.
“Mohon pada seluruh petugas agar tidak boleh ada lagi mobil yang parkir di pinggir jalan dan mengambil badan jalan karena menyebabkan kemacetan,” ucapnya.
“Ditambah lagi banyak yang datang ke sini hanya untuk menonton dan sekadar foto-foto,” lanjut Kang Dedi.
Tak gentar, Kang Dedi pun turun tangan untuk mengatur lalu lintas agar kendaraan termasuk mobil logistik miliknya bisa lancar melewati jalan tersebut.
Di saat mengatur lalu lintas Kang Dedi dikagetkan oleh kerumunan masyarakat yang ternyata telah terjadi tawuran antara dua kelompok masyarakat.
Kang Dedi yang berlari ke tempat keributan langsung menenangkan kedua belah pihak. Hingga akhirnya kedua kelompok tersebut bisa dipisahkan.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Diserbu Emak-Emak Pengupas Bawang, Bak Artis Suami Anne Ratna Mustika Ini jadi Rebutan
-
Kembali Datangi Korban Gempa Cianjur, Dedi Mulyadi Berharap Bertemu Sosok yang Lebih Setia
-
Korban Gempa Cianjur Terharu Terima BLT BBM, PKH, dan Bansos Sembako yang Disalurkan PT Pos Indonesia
-
Masih Ada Belasan Warga yang Hilang, Pencarian Korban Gempa Cianjur Diperpanjang hingga Sabtu
-
Pencabutan Stiker 'Tanda Gereja' Pengungsi Cianjur Berbuntut Panjang, Polisi Periksa 7 Pelaku
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Prediksi Skor Norwegia vs Prancis: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hong Kong Masuk 2 Besar Destinasi Ramah Muslim Terbaik untuk Negara Non-OIC
-
Novel Delicious Lips: Berawal dari Rasa Turun ke Hati
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK
-
Guyon Prabowo Usai Bilang Endasmu di Depan Petani: Nanti Gue Dihajar Lagi, Emang Gue Pikirin!
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
Usut Psikologis Taufik Hidayat Buntut Tersangka Penyekapan, Polda Jabar Gandeng Ahli Kejiwaan