SuaraBandung.id – Dedi Mulyadi kembali datangi korban bencana gempa bumi di Cianjur.
Mantan Bupati Purwakarta itu terus mendistribusikan keperluan dan kebutuhan para korban gempa Cianjur.
Dedi Mulyadi mendatangi sebuah kampung yang belum mendapatkan perhatian bahkan dari pemerintahan desa setempat.
Saat mengunjungi posko tersebut, Dedi Mulyadi langsung memberikan semua bantuan yang ia bawa.
Tidak hanya itu, Dedi Mulyadi pun sempat berbincang-bincang dengan warga setempat yang rumahnya hancur akibat gempa.
Ditengah-tengah perbincangan, ada nenek-nenek yang memuji paras tampan Dedi Mulyadi.
Namun, Dedi Mulyadi malah menjawabnya dengan candaan yang seakan menyindir Anne Ratna Mustika.
“Kalo saya ganteng mah ga akan ditinggalin,” ungkap Dedi Mulyadi sambil tertawa, dikutip dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Rabu (30/11/2022).
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi pun bercerita saat di perjalanan menuju posko tersebut ia berharap bertemu dengan kuntilanak.
Baca Juga: Mantan Presiden China Jiang Zemin Meninggal Dunia pada Usia 96 Tahun
Dedi Mulyadi pergi menuju posko tersebut pada tengah malam dan sedang diguyur hujan.
Dedi Mulyadi pun berharap dengan bertemu kuntilanak siapa tau lebih setia ketimbang manusia.
“Siapa tau kuntimah lebih setia daripada manusia,” ungkapnya.
Anggota DPR RI itu terus bercanda dengan warga yang ada di posko tersebut, ia pun mengungkapkan bahwa meski disakiti orang Cianjur ia tetap datang dan mencintai warga Cianjur.
“Meski saya disakitin orang Cianjur, sama masih mencintai orang Cianjur,” pungkasnya.
Diketahui, Cianjur merupakan tempat kelahiran Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.
Berita Terkait
-
Korban Gempa Cianjur Terharu Terima BLT BBM, PKH, dan Bansos Sembako yang Disalurkan PT Pos Indonesia
-
Masih Ada Belasan Warga yang Hilang, Pencarian Korban Gempa Cianjur Diperpanjang hingga Sabtu
-
Ukraina Desak NATO Segera Kirim Bantuan Buat Gempur Pasukan Rusia
-
Ribuan Ikan Kecil Naik ke Daratan Pantai Mutiara, BMKG Minta Masyarakat Tak Panik: Bukan Tanda Gempa
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu