/
Senin, 05 Desember 2022 | 10:09 WIB
Kembali datangi korban gempa di Cianjur, Dedi Mulyadi berharap bisa bertemu sosok yang lebih setia. ((Tangkapan Layar Youtube/Lembur Pakuan))

SuaraBandung.id - Kehidupan Dedi Mulyadi diwarnai dengan beragam macam kehidupan warga Jawa Barat terutama Purwakarta.

Dedikasinya terhadap publik, membuat citra Kang Dedi menjadi dikenal khalayak dengan kebaikan serta keramahannya.

Hal ini ia lakukan semata-mata sebagai sosok pemimpin yang menyayangi rakyatnya dan sebagai inspirasi untuk pemimpin daerah lainnya.

Mengutip dalam salah satu video di kanal Youtubenya, Dedi Mulyadi sedang melihat-lihat sawah bersama dengan salah satu petani disana.

Sembari berjalan di tengah sawah, Dedi Mulyadi bercerita jika akhirnya kanal Youtubenya mendapatkan subscriber hingga 4 juta pengikut.

“Dan ini saya ngucapin, Youtube Kang Dedi Mulyadi sudah tembus angka 4 juta ya, saya ucapkan terima kasih pada subscriber yang rela jadi pengikut Youtube saya,” kata Dedi Mulyadi.

Tidak hanya itu, Kang Dedi juga menjelaskan jika para penonton Youtubenya adalah orang-orang yang selama ini menemaninya dalam berbagai hal.

“Tapi juga berikan supporting terhadap berbagai hal yang saya alami, baik saat bisa membantu warga yang membutuhkan maupun saat-saat saya harus menghadapi berbagai tangga kehidupan yang didalamnya terdapat cinta yang menguji diri saya” jelas Kang Dedi

Namun, saat menyusuri sawah, ada suatu hal yang sempat membuat Kang Dedi merasa miris.

Baca Juga: Anies Baswedan Orasi di Depan Ribuan Warga Riau: Rapikan Barisan untuk Anies

“Tuh itu liat, enggak seimbang antara traktor dengan orangnya, pendek orangnya atau posturnya memang tidak memadai,” tutur Dedi Mulyadi.

Saat mendekat, ternyata Dedi Mulyadi mendapati jika sosok yang sedang membajak tersebut adalah anak-anak.

“Ya disaat anak-anak seusia dia itu hari ini main, tapi dia kerja loh, untuk menghidupi keluarganya, ini luar biasa,” kata Dedi Mulyadi.

Sosok anak kecil tersebut bernama Cahya yang sedang duduk dibangku kelas 5 sekolah dasar.

Diketahui, ternyata Cahya dibayar sebesar Rp.200 ribu rupiah hanya untuk membajak sawah sebesar 48 hektar.

Mendengar hal tersebut, tentunya membuat Dedi Mulyadi semakin merasa miris.

Load More