SuaraBandung.id - Kehidupan Dedi Mulyadi diwarnai dengan beragam macam kehidupan warga Jawa Barat terutama Purwakarta.
Dedikasinya terhadap publik, membuat citra Kang Dedi menjadi dikenal khalayak dengan kebaikan serta keramahannya.
Hal ini ia lakukan semata-mata sebagai sosok pemimpin yang menyayangi rakyatnya dan sebagai inspirasi untuk pemimpin daerah lainnya.
Mengutip dalam salah satu video di kanal Youtubenya, Dedi Mulyadi sedang melihat-lihat sawah bersama dengan salah satu petani disana.
Sembari berjalan di tengah sawah, Dedi Mulyadi bercerita jika akhirnya kanal Youtubenya mendapatkan subscriber hingga 4 juta pengikut.
“Dan ini saya ngucapin, Youtube Kang Dedi Mulyadi sudah tembus angka 4 juta ya, saya ucapkan terima kasih pada subscriber yang rela jadi pengikut Youtube saya,” kata Dedi Mulyadi.
Tidak hanya itu, Kang Dedi juga menjelaskan jika para penonton Youtubenya adalah orang-orang yang selama ini menemaninya dalam berbagai hal.
“Tapi juga berikan supporting terhadap berbagai hal yang saya alami, baik saat bisa membantu warga yang membutuhkan maupun saat-saat saya harus menghadapi berbagai tangga kehidupan yang didalamnya terdapat cinta yang menguji diri saya” jelas Kang Dedi
Namun, saat menyusuri sawah, ada suatu hal yang sempat membuat Kang Dedi merasa miris.
Baca Juga: Anies Baswedan Orasi di Depan Ribuan Warga Riau: Rapikan Barisan untuk Anies
“Tuh itu liat, enggak seimbang antara traktor dengan orangnya, pendek orangnya atau posturnya memang tidak memadai,” tutur Dedi Mulyadi.
Saat mendekat, ternyata Dedi Mulyadi mendapati jika sosok yang sedang membajak tersebut adalah anak-anak.
“Ya disaat anak-anak seusia dia itu hari ini main, tapi dia kerja loh, untuk menghidupi keluarganya, ini luar biasa,” kata Dedi Mulyadi.
Sosok anak kecil tersebut bernama Cahya yang sedang duduk dibangku kelas 5 sekolah dasar.
Diketahui, ternyata Cahya dibayar sebesar Rp.200 ribu rupiah hanya untuk membajak sawah sebesar 48 hektar.
Mendengar hal tersebut, tentunya membuat Dedi Mulyadi semakin merasa miris.
Tag
Berita Terkait
-
Hujatan Membawa Berkah! Youtube Dedi Mulyadi Tembus 4 Juta Subcriber Lewati Channel Jokowi dan Ganjar Pranowo
-
Singgung Soal Paras Tampan, Kang Dedi Mulyadi Sebut Alasan Dirinya Ditinggalkan Anne Ratna Mustika
-
Lupakan Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi Mulai 'ngemodus' ke Gadis 21 Tahun Daun Muda Asal Cianjur: Jauh di Umur Dekat di Hati
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI