SuaraBandung.id - Selain ungkap identitas pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Probowo juga membeberkan pihaknya menemukan belasan lembar kertas di lokasi bom bunuh diri di MarPolsek Astanaanyar, Kota Bandung, Rabu 7 Desember 2022.
Kertas bertuliskan penolakan terhadap Rancangan KUHP diketahui tersebut milik pelaku bom bunuh diri. Salah satunya kertas tersebut ditempelkan pada plat nomer motor pelaku.
“KUHP=Hukum Syirik/Kafir, Perangi Para Penegak Hukum Setan. QS=9:29” isi tulisannya.
Lebih jauh Jenderal Pol Listyo menjelaskan, belasan lembar kertas tersebut ditemukan usai polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Di TKP ditemukan ada belasan kertas bertuliskan protes penolakan terhadap RKUHP yang baru saja disahkan di dalamnya membahas masalah zinah dan sebagainya dan tentunya ini semua kita dalami," beber Listyo usai meninjau lokas kejadian di area Mapolsek Astanaanyar Rabu 8 Desember 2022.
Untuk itu, lanjutnya, Kepolisian terus mendalami sehingga pihaknya meminta kepada seluruh rekan-rekan untuk bisa membantu kepolisian dan seluruh tim agar bisa menuntaskan ini secara maksimal.
Peristiwa tersebut mengakibatkan pelaku meninggal termasuk 11 orang lainnya. Dari jumlah itu, sepuluh orang merupakan anggota polisi dan satu orang diantaranya meninggal dunia.
Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Kota Bandung yakni Agus Sujatno yang terafiliasi dengan Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung.
"Kita bisa jelaskan (pelaku) terafiliasi dengan kelompok JAD Bandung Jawa Barat," katanya.
Dari hasil sidik jari dan face recognition, ia menuturkan identitas pelaku bom bunuh diri adalah Agus Sujatno atau yang dikenal Agus Muslim. Pelaku pernah ditangkap dalam kasus bom di Cicendo, Kota Bandung.
"Pelaku Agus Sujatno dikenal Agus Muslim yang bersangkutan pernah ditangkap karena peristiwa bom Cicendo dan sempat dihukum empat tahun, di bulan September-Oktober 2021 lalu bersangkutan bebas," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kutuk Keras Insiden di Polsek Astana Anyar, PBNU: Bom Bunuh Diri Adalah Hal Sia-sia
-
Ada Bom di Polsek Astana Anyar, Polda Bali Perketat Penjagaan Pintu Masuk
-
Ini Identitas Anggota Polisi yang Jadi Korban Meninggal Dunia Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar
-
Pasca Bom Bunuh Diri di Bandung, Polda Jateng Pertebal Pengamanan Ngunduh Mantu Kaesang Pangarep
-
Bukan Hanya Satu, Ternyata Pelaku Bom Bunuh Diri Simpan Peledak Lain di Area Polsek Astanaanyar Bandung
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Argentina ke Semifinal! Rating Pemain Jadi Sorotan Usai Tumbangkan Swiss
-
Semifinal Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina, Lionel Scaloni: Ini Pertandingan Bersejarah
-
Profil Jan S. Maringka, Mantan Kejati Sulsel Disebut-sebut Calon Jaksa Agung RI
-
Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?
-
Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!
-
Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah
-
Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia