SuaraBandung.id - Ditengah kesibukannya menjadi anggota DPR RI, Dedi Mulyadi selalu menyempatkan dirinya untuk membantu sesama.
Hal ini terlihat pada kanal Youtubenya yang selalu berisikan kegiatan-kegiatan inspiratifnya dalam membantu warga.
Tidak pandang bulu, mulai dari warga yang tidak mampu hingga pekerja malam ia bantu demi kelangsungan hidup mereka.
Kini, setelah kejadian gempa Cianjur yang mengakibatkan banyak kerusakan dan korban jiwa.
Kang Dedi Mulyadi terlihat membantu salah satu ibu yang kehilangan anaknya akibat bencana longsor di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Diketahui, kejadian tersebut memakan satu orang korban jiwa, yaitu anak dari sang ibu atau pemilik rumah yang saat itu ia tengah mandi.
Hal ini disampaikan secara langsung oleh Kang Dedi di laman media sosial pribadinya.
“Seorang ibu menangis kehilangan anak laki-lakinya berusia 12 tahun karena tertimpa longsor saat mandi,” tulis Dedi Mulyadi pada Sabtu (10/12/2022).
Mirisnya, Kang Dedi menjelaskan jika rumah yang hancur akibat longsor tersebut dihuni tidak hanya satu keluarga, melainkan terdapat empat kartu keluarga didalamnya.
Baca Juga: Blak-blakan, Tretan Muslim Bongkar Alasan Habib Jafar Tak Paksa Orang Jadi Mualaf
Hal ini dikarenakan para keluarga tersebut tidak memiliki kepemilikan tanah dan tanah disana cukup terbatas.
“Satu rumah dihuni oleh 4 KK. Setiap waktu bertaruh nyawa karena tak ada lagi pilihan tempat akibat keterbatasan kepemilikan lahan,” jelas Kang Dedi.
Diakhir, Kang Dedi mulyadi menuliskan jika diirnya berharap agar para keluarga tersebut bisa pindah ke tempat yang lebih aman.
“Semoga mereka bisa pindah ke area yang lebih aman. Sehingga tidak harus bertaruh nyawa ketika hujan tiba sete;ah satu nyawa generasi hilang,” tambahnya.
Dalam unggahannya tersebut terlihat jika Dedi Mulyadi sedang memberikan belasungkawanya terharap kejadian yang menimpa korban dan sang ibu.
(*)
Sumber: Instagram Dedi Mulyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?