SuaraBandung.id - Pernikahan hakikatnya adalah satu pembuka keberkahan bagi seseorang, bahkan bagi kedua orang yang menjadi pasangan dalam pernikahan.
Namun, pernikahan juga dapat menjadi sebab dicabutnya keberkahan oleh Allah SWT. Hal tersebut teerkait dengan resepsi ataupun acara pernikahan yang diselenggarakan.
Sebagaimana disampaikan oleh Buya Yahya dalam satu ceramahnya, Buya Yahya pun menjelaskan bagaimana Allah mencabut keberkahan seseorang karena pernikahan.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 14 Desember 2022, berikut ulasannya.
"Bahwasanya yang mencabut keberkahan (karena) ada hal yang dilakukan di saat awal pernikahan, pelanggaran terhadap syariat. Maka itu akan menjadikan ternyata berkah sepanjang hidupnya (jadi) tidak ada keberkahan," ungkap Buya Yahya.
Buya Yahya kemudian mengatakan bahwa pernikahan hendaknya dilakukan tanpa pelanggaran syariat dan cukup dilaksanakan di masjid.
"Makanya laksanakan di masjid, jangan ada pelanggaran, di masjid sudah baik, masya Allah," kata Buya Yahya.
"Ada sebagian mengadakan acara pernikahan masya Allah, bahasanya sederhana, kan ini hanya sekali seumur hidup. Ya, sekali tapi membuang berkah, dengan bermacam macam acara yang bertentangan dengan syariat," lanjut Buya Yahya menjelaskan.
Buya Yahya lalu mengatakan bahwa pernikahan yang diadakan dengan acara yang berlebihan dapat mengakibatkan dosa, bahkan bagi orang yang hadir di acara tersebut.
Baca Juga: Reorganisasi MIND ID-INALUM Direstui Pemerintah, MIND ID Fokus Kembangkan Hilirisasi
"Karena apa, bukan saja rumah tangganya yang berantakan, yang hadir pun ikut dosa. Maka sangat rugi, makanya kami imbau kepada siapapun yang sudah kenal kemuliaan, adakan acara dengan sesuatu yang nabi ridho, Allah ridho," kata Buya Yahya.
Buya Yahya menegaskan bahwa yang memberi kebahagiaan adalah Allah, maka manusia tidak boleh main-main dengan Allah.
"Dan jangan main-main dengan Allah. Semuanya tahu siapa yang memberi kebahagiaannya, Allah bukan harta melimpah, bukan tahta bukan jabatan akan tetapi Allah. Maka dari itu jalani dengan mendekatkan diri kepada Allah," pungkas Buya Yahya.
Adapun video YouTube Buya Yahya tersebut dapat disimak melalui unggahan berikut.
Berita Terkait
-
Al Nahyan 'Si Bocil Kaos Kutang' Diamankan Bobby Nasution, Netizen: Untuk Sesaat Pengantin Bisa Tenang
-
Pernikahan Kaesang dan Erina, Suvenirnya Ternyata Brand Lokal
-
Momen Prabowo Ketemu Titiek Soeharto Bikin Netizen Baper, Nadiem Makarim Disuruh Minggir
-
15 Rekomendasi Kado Pernikahan Untuk Pengantin Baru yang Bakal Terpakai, Pilih Mana?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?