SuaraBandung.id - Perang terbuka Kamaruddin Simanjuntak dengan anak buah Erick Thohir di BUMN. Kabarnya ada 6 Ribu Video Mesum Diduga diperankan Dirut Taspen diserahkan kepada Polri.
Mendengar Taspen pasti akan ingat pada PT TASPEN (Persero) atau Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri.
PT Taspen ini adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun bagi ASN dan Pejabat Negara.
Taspen sebagai penyelenggara Jaminan Sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Negara yaitu Program Tabungan Hari Tua (THT), Program Pensiun, Program JKK dan JKM.
Lantas bagaimana jika dana Taspen ini diduga digunakan oknum petingginya di jalan yang menyesatkan?
Kabarnya, masalah antara Dirut PT Taspen, Antonius Steve Kosasih alias ANS Kosasih dengan pengacara Kamaruddin Simanjuntak semakin memanas.
Kamaruddin Simanjuntak mengatakan telah menyerahkan bukti berupa 6 ribu video mesum diduga pelakunya adalah ANS sang dirut.
Pengacara keluarga mendiang Brigadir J ini, mengatakan jika telah menyerahkan 6.000 video asusila yang menurutnya klaimnya diduga diperankan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Taspen, Antonius Steve Kosasih alias ANS Kosasih, kepada Bareskrim Polri.
Semua video tersebut diberikan kepada pihak kepolisian sebagai bukti jika apa yang dikatakannya adalah benar bukan kebohongan alias hoaks.
Baca Juga: Gagal Nonton Konser BLACKPINK di Bangkok, Lucinta Luna Malah Dilarikan ke Rumah Sakit, Ada Apa?
Seperti diketahui, Dirut PT Taspen, Antonius Steve Kosasih alias ANS Kosasih melaporkan Kamaruddin Simanjuntak atas dugaan penyebaran hoaks dan pencemaran nama baik.
Kemudian Kamaruddin Simanjuntak mengaku dirinya telah dipanggil sebagai terlapor oleh pihak kepolisian.
"Siang ini tepatnya pukul 13.00 WIB, saya dipanggil sebagai terlapor di Siber Polri," kata Kamaruddin, pada Kamis, 5 Januari 2023.
Kamaruddin Simanjuntak mengatakan kasus ini ditangani langsung Mabes Polri lantaran orang yang melapor bukan sembarangan, alias orang hebat dan berpengaruh di NKRI.
"Sebetulnya laporan (dugaan penyebaran hoaks dan pencemaran nama baik) ini di Polres Jakarta Pusat, tetapi karena ini pelapornya adalah orang hebat di negeri ini, diambil alih oleh Siber Polri," kata dia.
Lantaran sudah diperiksa, Kamaruddin Simanjuntak lantas membuka semuanya tentang bagaimana kelakuan ANS.
Disebutnya, diduga ANS ini ada dalam ribuan video mesum yang diperankan bersama banyak wanita, mulai dari istri-istri sah, istri orang lain, dan perempuan lainnya.
Dijelaskan Kamaruddin Simanjuntak, ANS yang menjabat sebagai Dirut Taspen menyimpan video-video tersebut sebagai koleksi di dalam handphone dan juga komputernya.
“Kita temukan kurang lebih 6.000 video porno di mana beliau sebagai pelaku dengan berbagai wanita yang bukan muhrimnya," kata Kamaruddin Simanjuntak.
"Tetapi adalah istri-istri yang masih sah dari istri orang lain," katanya.
Dalam menghadapi kasus tersebut, Kamaruddin Simanjuntak rupanya sudah menyiapkan barang bukti secara matang.
Untuk pelimpahan barang bukti tentang video-video syur, terlebih dulu menyatukan semua file video asusila itu ke dalam hard disk.
Akhirnya Kamaruddin Simanjuntak menyerahkan semuanya secara resmi pada Siber Polri.
“Dirut Taspen (diduga ANS) ini (diduga) sebagai pelaku dan wanita-wanita istri lain sebagai turut pelaku," kata Kamaruddin Simanjuntak.
"Karena dipanggil oleh Siber Polri, hari ini kita resmi serahkan," ucap Kamaruddin Simanjuntak.
Dalam menyerahkan barang bukti, Kamaruddin Simanjuntak tidak sendirian. Dia ditemani istri sah ANS Kosasih, Rina Lauwy.
Terkait ribuan video syur tersebut rupanya dicari Kamaruddin Simanjuntak bersama istri ANS, Rina.
Setelah semua bukti diserahkan kata Kamaruddin Simanjuntak, semua sudah menjadi kewenangan Polri, bukan lagi tanggung jawab dirinya.
“Karena (diduga barang bukti video syur) sudah bukan saya saja yang pegang sama Ibu (istri ANS), tetapi sudah juga ikut penyidik," katanya.
"Jadi, kalau (video syur) tersebar, terhitung mulai hari ini bukan lagi tanggung jawab saya, karena saya akan serahkan ke penyidik,” kata Kamaruddin.
Dalam kasus ini rupanya Kamaruddin Simanjuntak tidak hanya menyerahkan barang buktu ribuan video syur saja.
Ada juga sekoper bukti transaksi uang, yaitu diduga bukti transfer ke rekening wanita lain.
"Kemudian saya juga bawa satu koper bukti berisi transaksi keuangan," katanya.
"(Diduga) Dirut mentransfer uangnya sampai Rp 200 juta per hari kepada wanita-wanita lain dan keluarganya yang bukan muhrim," kata Kamaruddin Simanjuntak meyakinkan.
Awal mula memanasnya Kamaruddin Simanjuntak dengan Dirut PT Taspen ANS Kosasih terjadi sekira Agustus 2022 lalu.
Ketika itu Kamaruddin Simanjuntak menuding diduga Dirut PT Taspen dengan dua tuduhan serius.
Tuduhan pertama soal dugaan pengelolaan dana kongkalikong Rp300 triliun untuk memenangkan calon presiden (capres) di Pemilu 2024.
Kemudian tudingan kepada ANS Kosasih yang memiliki banyak wanita simpanan.
Dari sana pihak ANS Kosasih bersama sang Pengacara, Duke Arie Widagdo langsung melaporkan Kamaruddin Simanjuntak ke polisi. (*)
Berita Terkait
-
30 Wanita di Bandung Diperdaya 'Kakek Nakal', Bagian Intim Direkam, Begini Pengakuan Gadis 18 Tahun yang Baru Sadar Dibegitukan Pelaku
-
Mojang Bandung kena Teror Video Intip Celana Dalam, 'Kakek Nakal' sampai Koleksi 2.980 Video dan 237 Foto, Dijual Murah via Online
-
Viral di Media Sosial Video Syur Diduga Mirip Rezky Adtya, Suami dari Citra Kirana Itu Malah Asik Lakukan Hal Ini..
-
Video 46 Detik Polisi Tampak Lemah Bertelanjang dan PL Berbaju Minim, Kapolres Bogor Bongkar Kelakuan Anak Buahnya
-
Ngaku Sudah Terima Karma dari Perselingkuhannya hingga Seret Video Syur Mba Bulan, Denise Chariesta Tidak Masalah Jika Dicekal
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Madura United Perlu Tahu, Persib Bandung Punya 'Win Rate' 100 Persen di Kandang
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Bela Vinicius Jr, Wesley Sneijder Mengaku Terima 4.000 Ancaman Pembunuhan
-
Di Balik Nasi Sisa Sahur: Refleksi Emak-Emak tentang Ramadan dan Kesederhanaan
-
Tangis Haru Kedamaian: Keluarga Siswa SDN 1 Pandeglang Maafkan Tukang Ojek Tanpa Ganti Rugi
-
Layvin Kurzawa Segera Debut di BRI Super League 2025/26
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
-
4 HP Realme RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026, Multitasking Lancar Mulai Rp2 Jutaan
-
Singkirkan Club Brugge, Diego Simeone Sebut Atletico Madrid bak Tim yang Terlahir Kembali