SuaraBandung.Id-Artis dan model kawakan Venna Melinda alami kekerasaan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh sang suami Ferry Irawan, saat berada di sebuah hotel wilayah kediri, senin (9/1/2023).
Saat dikonfirmasi oleh awak media, Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto membenarkan kejadian yang dialami oleh Venna Melinda yang kini berusia 50 tahun itu.
Dikatakan Dirmanto, VM melaporkan suami berinisial FI dengan membawa barang bukti yaitu handuk dan pakaian dalam yang berlumuran darah.
Melihat kondisi yang dialami oleh Venna Melinda, dilansir oleh suara sebuah jurnal yang dibuat oleh Dokter Maisah, dari Institut Agama Islam Negeri Sultan Thaha Saufudin Jambi, tentang KDRT yang sangat mempengaruhi mental seseorang.
"Bukan hanya mental, kekerasaan yang berkaitan dengan aktivitas seksual bisa mempengaruhi pola pikir, khususnya wanita. Pada permasalahan ini, seseorang yang mengalami KDRT bukan hanya mendapatkan perlindungan hukum, namun dibutuhkan perlindungan diri secara mental oleh sebuah badan terkit.
Dalam youtube channel Roslina Verauli, pakar psikologi rumah tangga menjelaskan bahwa KDRT sudah termasuk bagian dari pernikahan yang tidak sehat.
"Kekerasan dalam rumah tangga mampu mengubah rasa percaya diri, dimana korban merasa tidak layak bahagia, kemudian timbul rasa takut dalam segala hal, misalnya aku tidak berguna aku tidak pantas bahagia," jelas Verauli dalam video pernikahan tidak sehat di youtube channel miliknya.
Korban KDRT perlu mendapatkan dukungan dan perlindungan agar dia pulih dan mau menjalani kembali hidupnya.
"Di sini, perlunya keterlibatan orang-orang terdekat agar bisa meyakini bahwa kedepannya harus menjadi diri yang lebih baik dan merasa kembali diterima oleh orang-orang sekitar dan dirinya sendiri," jelas Verauli.
Baca Juga: Tensi Panas Indonesia vs Vietnam Tembus Luar Lapangan, Shin Tae-yong dan Park Hang-seo Masih Marahan
Langkah awal yang wajib dilakukan oleh para pendukung korban KDRT, pastikan kalau korban merasa aman dan tidak dihantui rasa takut yang membuat korban semakin trauma.
Pasalnya, korban KDRT masih membawa memori tak bahagia, selama dirinya mengalami kekerasan yang dilakukan oleh pasangannya saat hidup bersama.
Berita Terkait
-
Venna Melinda Alami KDRT oleh Ferry Irawan, Nama Lesti Kejora Ikutan Terseret
-
Diperiksa di Polres Jaksel Hari ini, Tersangka Penganiayaan Anak Eks Bos OVO Indrajana Belum Terlihat
-
Saksi Sebut Petugas Hotel Temukan Bercak Darah di Kamar Venna Melinda
-
Segera Lakukan 5 Hal Berikut Ini jika Kamu Mengalami KDRT
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar