SuaraBandung.id - Kata-kata tidaklah cukup bagi seorang pendakwah yang mengajak orang lain meyakini dan mengamalkan pandangan Islam.
Lebih dari itu, harus ada perubahan dari diri sendiri yang dilakukan untuk mengisi waktu yang ada, tentu bersama Allah SWT.
Sebagaimana diungkapkan oleh Buya Yahya, hendaknya juru dakwah membuat perubahan serta memiliki penyesalan saat melakukan satu dosa.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 18 Januari 2023, berikut ulasannya.
"Juru dakwah, kami selalu sampaikan, ustaz, tidak cukup kita menyusun kata-kata yang rapi," ungkap Buya Yahya.
"Membuat perubahan di sana dari diri kita, malam-malam kita dengan Allah, saat sendiri kita dengan Allah, ngadu kepada Allah, membuat perubahan, dan kita harus punya penyesalan-penyesalan di saat kita melakukan satu dosa," lanjut Buya Yahya.
Buya Yahya kemudian menjelaskan bahwa hendaknya seorang juru dakwah bertobat dan menyadari perbuatan yang dilarang.
"Biarpun kita harus melarang, artinya begini, kalau kita melarang orang akan sebuah dosa, lalu kita masih melakukannya, ya kita manusia tapi segera kita sadar. Kita bertobat mohon ampun kepada Allah SWT," jelas Buya Yahya.
Buya Yahya lalu menyebut bahwa apabila kita melakukan hal yang dilarang Allah, padahal kita melarang orang lain melakukan hal tersebut, maka itu adalah kebohongan.
"Maka termasuk kebohongan, melakukan, menyuruh orang lain dengan kebaikan tapi tidak dia, tidak mau melakukan kebaikan. Jika keharaman, orang-orang keharaman tapi dia melakukan," ucap Buya Yahya.
Buya Yahya pun mengatakan bahwa orang yang pandai bertutur kata namun tak bisa melaksanakannya, maka orang tersebut dimurkai Allah.
"Akan menjadi besar hukuman, murka Allah bagi orang yang pandai bertutur kata apa tidak bisa melakukannya. Bisa menyuruh orang lain berbuat baik tapi dirinya sendiri tidak menyadari kalau itu tidak baik," kata Buya Yahya.
"Dia menyuruh orang berbuat baik tapi dia sendiri tidak rindu melakukannya, atau dia melarang orang lain melakukan kebaikan tapi dia termasuk pelaku pertama," lanjut Buya Yahya menjelaskan.
Setelah itu, Buya Yahya mengungkapkan bahwa ada yang salah dalam cara berpikir orang yang tidak rindu melakukan kebaikan padahal orang tersebut menyuruh orang lain berbuat baik.
"Ada yang salah di dalam cara berpikirnya," ungkap Buya Yahya.
Tag
Berita Terkait
-
45 Kata-kata Ucapan Tahun Baru Imlek 2023 yang Menyentuh Hati untuk Caption IG
-
Pesan Surya Paloh Saat Pertemuan NasDem: Jangan Paksakan Cari Dwitunggal Koalisi Perubahan
-
Surya Paloh: Anies Jadi Simbol Perekat Koalisi Perubahan, Soal Cawapres Dia Yang Tentukan
-
Syahrial Demokrat: Koalisi Perubahan Tak Akan Goyah dari Adanya Upaya Rongrongan Oligarki Termasuk Isu Reshuffle
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
37 Kode Redeem FC Mobile Aktif 6 Mei 2026, Ada Hadiah OVR Tinggi hingga 119
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Sheila on 7 Ngerap Lagi! Intip 3 Fakta Menarik dari Lagu Terbaru Sederhana
-
Bus ALS di Muratara Diduga Hindari Lubang Sebelum Tabrakan dengan Truk Tangki
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos