SuaraBandung.id – Bharada E atau Richard Eliezer baru saja divonis hakim dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara.
Terkait vonis hakim tersebut, disambut baik oleh masyarakat Indonesia terutama penggemar Bharada E atau Richard Eliezer.
Padahal Richard Eliezer sebelumnya dituntut oleh JPU dengan tuntutan 12 tahun penjara.
Mengenai ramainya putusan vonis hakim terhadap Bharada E atau Richard Eliezer yang terbilang ringan, terselip kembali ungkapan viral dari Farhat Abbas.
Di media sosial TikTok, viral kembali ungkapan Farhat Abbas mengenai kematian Brigadir J yang disebabkan oleh Bharada E.
“Saya yakin banget kalo Joshua mati karena tembakannya Bharada E,” ungkap Farhat Abbas, dikutip dari akun TikTok @tgifjj, Rabu (15/2/2023).
Farhat Abbas pun mengklaim bahwa bukan dengan temabakan 3 sampai 4 kali itu Brigadir J akhirnya meninggal.
“Jadi mati 3 kali tembakan loh dari jarak dekat, jadi dia nggak perlu lagi ‘aku nembak 3 atau 4 kali yang nembak mati Sambo’, nggak ada kaitannya itu,” lanjutnya.
Menurut pengacara mantan penyanyi lawas Nia Daniati ini pun menyebutkan bahwa Ferdy Sambo adalah orang yang dirugikan.
Baca Juga: Demam NewJeans, Amerika Jadi Negara Pemutar Lagu OMG dan Ditto Terbanyak!
“Sambo sebagai orang yang dirugikan karena emosional karena istrinya diperlakukan seperti itu dia marah,” pungkasnya.
Seperti diketahui, jika pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi itu tidak bisa dibuktikan oleh hukum.
Hingga, hakim pun menyipulkan bahwa adanya sakit hati yang mendalam dari Putri Candrawathi terhadap Brigadir J.
Sumber: TikTok @tgifjj
Berita Terkait
-
Bharada E Justice Collaborator Divonis 1,5 Tahun Penjara, LPSK Berharap Jaksa Tak Ajukan Banding
-
Lagi-lagi Puji Hakim Saat Vonis Bharada E, Mahfud MD: Narasinya Modern, Tidak Pakai Format Zaman Belanda
-
Berbagai Respon Warganet Usai Richard Eliezer Divonis 1 Tahun 6 bulan, Ada yang Merinding Hingga Terharu
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Banyak Inovasi Mahasiswa Mandek di Kampus, Ini Caranya Supaya Bisa Jadi Bisnis
-
Dituduh Terima Uang dari Hanania Travel, Anisa Rahma dan Suami: Kami Malah Bayar Rp100 Juta!