SuaraBandung.id – Erick Thohir baru saja terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk periode 2023/2027.
Melalui Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Shangri-La, Kamis (16/2/2023), Erick Thohir mendapatkan 64 suara dari 86 voter.
Terpilih sebagai Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dihadapkan dengan banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan. Salah satunya, soal Liga 2 dan Liga 3 yang terhenti akibat tragedi Stadion Kanjuruhan.
Bagi Erick Thohir, terpilih menjadi Ketua Umum PSSI bukan merupakan sebuah kemenangan.
“Ini adalah justru bagaimana kita memastikan bekerja lebih baik, tantangannya sangat berat,” ujarnya saat diwawancara dalam unggahan Instagram resmi PSSI.
Belum lagi, Erick Thohir menambahkan, Indonesia juga menjadi tuan rumah dalam kompetisi sepak bola internasional, yaitu Piala Dunia U-20 yang akan diselenggarakan pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023.
“Ini sesuatu yang saya rasa menjadi beban kita semua. Jadi, saya terima kasih saya dipercaya, tetapi juga menjadi beban bagaimana kita memastikan Indonesia bisa lebih baik lagi, terutama dalam waktu jangka pendek untuk kejuaraan Piala Dunia (U-20),” ungkapnya.
Selain fokus pada Piala Dunia U-20, Erick Thohir juga ingin membangun dan memprioritaskan sepak bola Indonesia yang lebih maju.
“Kita harus memastikan sepak bola kita yang bersih dan berprestasi. Itu kenapa dua minggu lagi kita akan duduk untuk mulai menawarkan apa visi misi kita ke depan bersama,” tuturnya.
Baca Juga: BRI Liga 1: Tandang ke Markas PSIS Semarang, Persis Solo Siap Sajikan Laga Menarik
Kata Erick Thohir, setelah itu akan ada diskusi untuk membahas soal permasalahan Timnas Indonesia, penyelenggaraan Liga, termasuk kualitas wasit.
Hal tersebut dilakukan untuk menentukan prioritas jangka pendek, menengah, dan panjang pada masa kepengurusan PSSI periode 2023/2027.
Selain itu, Ketua Umum PSSI periode 2019/2023, Mochamad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule, menyampaikan dukungannya kepada Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI yang baru.
“Selamat bertugas, saya yakin beliau akan membuat sepak bola lebih baik dan lebih maju untuk masyarakat Indonesia,” pungkasnya saat diwawancara di tempat yang sama. (*)
Berita Terkait
-
Terima Kasih Erick Thohir usai Terpilih Sebagai Ketua Umum PSSI
-
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketum PSSI Baru, Gibran: Momen yang Pas
-
Shin Tae-yong Ingin Bertemu dengan Erick Thohir Ngobrol soal Perbaikan PSSI
-
Ricuh! Pemilihan Waketum PSSI 2023-2027 Diulang
-
Kebiasaan Iwan Bule Ini Bikin Risih, Erick Thohir Diperingatkan Jangan Coba-coba Tiru
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara