-
Dampak Rupiah melemah mulai mengancam sektor pertanian dan peternakan di pedesaan.
-
Harga bahan baku impor memicu kenaikan sembako di pasar-pasar desa.
-
Biaya logistik dan operasional nelayan membengkak akibat pelemahan kurs Rupiah.
Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto baru-baru ini melontarkan pernyataan menohok terkait jebloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).
Di tengah kekhawatiran publik karena Rupiah nyungsep hingga ke level Rp17.600 per USD, Prabowo Subianto justru santai dan menilai masyarakat pedesaan tidak akan terkena dampak langsung.
Namun dilansir dari laman UGM dan lainnya, benarkah warga desa akan terhindar dari fluktuasi dolar hanya karena mereka bertransaksi menggunakan Rupiah?
Meski warga desa tidak memakai dolar untuk transaksi, dampak pelemahan kurs tetap menghantui dapur hingga sawah mereka melalui rantai pasok global.
Lantas, apa saja dampak nyata yang bakal dirasakan masyarakat desa jika Rupiah terus melemah? Simak ulasan berikut ini.
1. Biaya Tani Makin Mencekik
Meski transaksinya pakai Rupiah, bahan baku pupuk dan obat-obatan pertanian banyak yang didatangkan dari luar negeri.
Saat dolar menguat, harga pupuk nonsubsidi di tingkat petani otomatis melonjak.
Selain itu, peternak ayam dan sapi di desa juga paling terkena dampaknya.
Baca Juga: 5 Rekomendasi HP OPPO RAM Besar 2026, Cocok untuk Gaming hingga Multitasking
Sebab, komponen pakan ternak di Indonesia masih sangat bergantung pada bahan baku impor.
Jika harga pakan mahal, harga telur dan daging ikut naik, sementara margin keuntungan peternak makin tipis.
2. Harga Sembako Naik
Harga gula, minyak goreng, hingga terigu di pasar desa juga sangat dipengaruhi oleh harga internasional.
Melemahnya Rupiah memicu inflasi yang bikin daya beli warga desa merosot.
3. Logistik dan BBM
Berita Terkait
-
Tentang Dolar dan Orang Desa: Meluruskan Logika Pidato Presiden di Nganjuk
-
IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor
-
Gohan Buat Haru Penonton, Ini 5 Rekomendasi Film untuk Libur Panjang
-
5 Rekomendasi HP OPPO RAM Besar 2026, Cocok untuk Gaming hingga Multitasking
-
7 Rekomendasi Bedak untuk Ibu Hamil yang Aman: Bebas Iritasi, Wajah Nampak Cerah
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
5 Skincare Wardah untuk Kurangi Kerutan Usia 50 Tahun, Wajah Kembali Kencang
-
3 Zodiak Diprediksi Beruntung 18-24 Mei 2026, Masa Sulit Mulai Berakhir
-
Banjir Hoki, 4 Shio Ini Diperkirakan Bernasib Baik pada 17 Mei 2026
-
Terpopuler: 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Bolehkah Kurban Utang atau Nyicil?
-
Panik Anabul Sering Pilih-Pilih Pet Food? Ternyata Ini 5 Alasannya
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
7 Rekomendasi Bedak untuk Ibu Hamil yang Aman: Bebas Iritasi, Wajah Nampak Cerah
-
8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
-
Apa Parfum Mykonos Paling Wangi Tahan Lama? Ini 6 Pilihan yang Layak Dicoba