/
Rabu, 22 Februari 2023 | 09:20 WIB
Buku Serial Bumi karya Tere Liye dihentikan produksinya, gara-gara si penulis muak dengan hal ini. (Instagram/@tereliyewriter)

SuaraBandung.id - Penulis Serial Bumi, Tere Liye mencapai puncak kemarahannya terhadap keberadaan penjual buku bajakan, hingga ia memutuskan untuk berhenti memproduksi buku novel serial bumi.

Diketahui Tere Liye sudah semenjak 2020 lalu, memberikan edukasi hingga peringatan tentang larangan membeli buku bajakan bukan hanya bagi dirinya namun untuk buku yang ditulis oleh semua penulis.

Dilansir dari akun Instagram pribadinya pada Rabu (22/2/2023). Tere Liye mengaku bahwa dirinya sempat bertemu Menteri untuk membahas dan melakukan pemanggilan terhadap marketplace yang menjual buku ilegal. 

Sayang, tiga tahun perjuangan Tere Liye dan tim dalam menghilangkan penjual buku ilegal berujung sia-sia. Akhirnya pria bernama asli Darwis itu memilih untuk menghentikan produksi serial Bumi secara total.

"Atau, baiklah, kalian mau saya mengambil amunisi pamungkasnya? Saya hentikan total serial BUMI. Sy bekukan saja. Silahkan tunggu buku2 ini terbit tahun 2050, semoga tahun itu Indonesia tdk ada lagi pembaca," tulis Darwis diunggah melalui Instagramnya, Senin (20/2/2023).

Penulis Serial Bumi itu turut buka kartu yang selama ini tersembunyi terhadap hal yang membuatnya resah dengan penjual buku bajakan sebab bagaimanapun juga ia terkena imbasnya adalah dirinya dan tim.

Mereka telah menghabiskan waktu, tenaga dan pikiran secara total untuk menuntaskan penulisan buku namun ketika selesai diproduksi buku yang tersebar dan dibeli malah bajakan.

Pantas jika Tere Liye selaku penulis merasa telah telah dicuri haknya, terlebih dirinya menyayangkan bahwa di Indonesia belum ada upaya yang nyata dalam menumpas perdagangan buku ilegal.

"Tiga tahun terakhir, kamu kira tim saya digaji dengan daun? Ngabisin ratusan juta hanya untuk begini2 saja."

Baca Juga: Prediksi Dewa United vs Bali United di BRI Liga 1: Head to Head, Susunan Pemain dan Skor

"Marketplace santai saja jika nyata2 mereka jadi sarang barang ilegal. Ini Indonesia, cuy, mereka tdk akan masuk penjara. Ini bukan Eropa, Jepang, dll," tulisnya. (*Rahmah Afifah)

Sumber: Instagram Tere Liye @tereliyewriter

Load More