SuaraBandung.id - Sering diperdebatkan oleh banyak kalangan, hukum wanita yang sedang haid ketika membaca Al-Qur'an itu sebenarnya apakah termasuk kegiatan yang dihalalkan atau diharamkan dalam Islam ya?
Membaca Al-Qur'an bagi wanita haid adalah haram, namun hukumnya bisa berubah dengan adanya keringanan atau akan menjadi diperbolehkan apabila ada sebab-sebab tertentu.
Sebelumnya perlu digarisbawahi, bahwa hukum antara menyentuh mushaf Al-Qur'an dengan membaca Al-Qur'an memiliki perbedaan hukum yang mengikat.
"Jumhur ulama seluruh 4 madzhab mengatakan, menyentuh mushaf adalah haram. Namun membaca itu berbeda, membaca dan menyentuh berbeda, mohon maaf ini harus dibedakan."
"Jadi ibu, bapak, menyentuh Alquran dalam keadaan haid itu berbeda dengan membaca Alquran dalam keadaan haid," tegas Buya Yahya dalam video yang diunggah pada feed instagram @buyayahya_albahjah.
Buya Yahya menyampaikan melalui unggahan Instagramnya pada Jumat (24/2/2023), bahwa hukum wanita haid membaca Alquran dalam madzhab Syafi'i pun keharamannya dapat berubah apabila adanya niat seperti beberapa hal ini:
1. Dzikir atau berdoa
Ketika wanita meniatkan untuk membaca Al-Qur'an dengan tekad untuk berdzikir atau mengingat Allah SWT dengan segala keagungan dan keEsaan-Nya, maka hal tersebut diperbolehkan.
Begitu pula apabila wanita haid ini menjadikan beberapa ayat atau surat dalam Al-Qur'an sebagai doa yang dirinya panjatkan, hukumnya diperbolehkan.
Baca Juga: 4 Sikap Orang Tua yang Berpotensi Memicu Kenakalan Anak di Usia Remaja
2. Meminta perlindungan kepada Allah dengan membaca ayat tertentu di dalam Al-Qur'an
Selanjutnya, diperbolehkan pula menggunakan niat untuk membaca ayat ayat pilihan Al-Qur'an, sebagai upaya yang dikhususkan pembaca, untuk tameng atau senjata sebagai pelindung diri dari segala marabahaya yang mengintai.
Misalnya, membaca Ayat Kursi yang diambil dari Quran surat Al-Baqarah ayat 255, sebagai sarana meminta perlindungan kepada Alla dan dibaca sebelum tidur atau ketika menjelang maghrib, yakni sore menuju malam.
3. Penghafal Alquran
Bagi seorang wanita yang hafal Al-Qur'an, apabila ditakutkan lupa hafalannya jika tidak diulang-ulang bacaannya, maka boleh bagi wanita yang sedang haid ini untuk membaca Al-Qur'an dalam hati.
Maksudnya, ia membaca ayat yang ia jaga hafalannya dengan hanya menggerakkan kedua bibir tanpa perlu mengeluarkan suara dari mulutnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen