SuaraBandung.id - Pelatih Kiper Persib, Luizinho Passos menanggapi soal Teja Paku Alam yang diberi hukuman kartu merah dalam laga menghadapi Barito Putera, Senin (27/2/2023) di Stadion Demang Lehman.
Kartu merah tersebut diberikan setelah Teja Paku Alam menghalau bola dengan tangan di luar kotak penalti pada menit ke-43.
Saat itu Persib Bandung sedang mendominasi pertandingan, hingga unggul 1-0 atas Barito Putera lewat gol David Da Silva di menit ke-20.
Sayangnya, momen kartu merah Teja Paku Alam merubah situasi di lapangan. Kekurangan satu pemain, pertahanan tim Maung Bandung terus digempur serangan Barito Putera yang berbalik mendominasi permainan.
Pada babak kedua, dua gol diciptakan Barito Putera lewat Renan da Silva dan Gustavo Tocantins. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Laskar Antasari hingga akhir pertandingan .
Dengan kekalahan tersebut, Luizinho Passos mengatakan, para pemain di lapangan tidak luput dari kesalahan, termasuk momen kartu merah Teja Paku Alam.
"Jangan lupa bahwa manusia bisa melakukan kesalahan," ujar pelatih kiper asal Brasil itu dikutip dari laman resmi Persib.
Meski begitu, Luizinho Passos berharap Bobotoh tetap memberikan dukungan moral agar Persib bisa menyelesaikan sisa pertandingan Liga 1 berikutnya dengan hasil yang lebih baik.
"Dalam kesulitan memerlukan dukungan. Terima kasih banyak kepada Bobotoh sejati yang selalu mendukung kami di sat suka maupun duka," pungkasnya.
Baca Juga: PAN Mau Usung Erick - Ganjar, PKS Kalang Kabut Bidik Khofifah Jadi Tandem Anies?
Diketahui, Persib saat ini masih berada di peringkat kedua klasemen dengan 52 poin dari 26 pertandingan. Sedangkan PSM Makassar kian menjauh di puncak klasemen dengan 56 poin.* (Muhammad Rizky Pratama)
Sumber: laman resmi Persib
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP
-
BRI Perkuat Program 3 Juta Rumah, Ribuan Debitur Ikut Akad Massal
-
Dibalik Keputusan MK soal Kuota Hangus, Pakar CISSReC Ingatkan Transparansi Lebih Penting!
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK
-
Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan