SuaraBandung.id - Ferdy Sambo telah dijatuhi hukuman mati oleh majelis hakim pada Senin (13/2/23) atas pembunuhan Brigadir J.
Sebagaimana diketahui bahwa eksekusi Ferdy Sambo atas vonisnya masih memerlukan waktu yang panjang.
Namun tersiar kabar bahwa pihak kepolisian ingin mempercepat eksekusi Ferdy Sambo karena telah mencoreng nama baik polisi.
Informasi permintaan Polri untuk mempercepat eksekusi Ferdy Sambo muncul setelah video yang diunggah oleh kanal YouTube Warta Informasi berjudul “Mencoreng nama baik Polri || Kapolri percepat proses eksekusi Sambo?” ditonton oleh warganet sebanyak lebih dari 97 ribu tayangan.
Thumbnail pada video tentang Ferdy Sambo yang diunggah pada Kamis (2/3/2023) bertuliskan “DIUMUMKAN KAPOLRI. TANGGAL EKSEKUSI SAMBO TELAH DITENTUKAN.”
Berdasarkan penelusuran tim SuaraBandung.id (13/3/2023), apa yang dinarasikan dan ditayangkan oleh akun YouTube Warta Informasi tidaklah benar.
Video berdurasi 6:04 tersebut hanya membahas tentang vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepada Ferdy Sambo.
Selain itu dalam video tersebut juga menyertakan pernyataan dari pihak kepolisian yang akan menangani kasus pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo itu secara akuntabel dan transparan.
Baca Juga: Ngeri! Seorang Wanita Tewas Usai Menerobos Jalur Busway Tranjakarta
Dalam tayangan video tersebut juga hanya memperlihatkan Ferdy Sambo yang sedang berada di persidangan.
Tidak ada pernyataan valid yang menyatakan bahwa pihak kepolisian akan mempercepat proses eksekusi Ferdy Sambo.
KESIMPULAN :
Video yang diunggah kanal YouTube Warta Informasi berjudul “Mencoreng nama baik Polri || Kapolri percepat proses eksekusi Sambo?”adalah hoax atau tidak benar.
Tidak ada pernyataan valid dari yang menyatakan bahwa pihak kepolisian akan mempercepat proses eksekusi Ferdy Sambo di dalam video tersebut.
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandung.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com. (*)
Sumber: YouTube Warta Informasi
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam