SuaraBandung.id - Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Polisi Ferdy Sambo divonis bersalah dan hukuman mati. Sementara Putri Candrawati divonis hukuman 20 tahun penjara.
Namun beredar rumor bahwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawati dieksekusi mati secara bersamaan di Pulau Nusakambangan.
Kabar tersebut diungkapkan oleh channel YouTube CENTRAL BERITA INDONESIA pada 15 Maret 2023 dengan tajuk, "Mencekam Detik-detik Sambo dan Putri C Dieksekusi Bersama di Pulau Nusakambangan."
Sampai berita ini ditulis, video itu telah ditonton 1,5 ribu kali.
Lalu benarkah yang diungkapkan channel tersebut?
Setelah melihat konten tersebut, tim bandung.suara.com menelusuri kebenaran atas berita yang disampaikan.
Pertama, Ferdy Sambo belum dieksekusi, saat ini ia tengah menunggu hasil bandingnya. Pun Putri Candrawati tidak dieksekusi, karena vonis yang dijatuhkan kepadanya hanya hukuman 20 tahun penjara.
Kedua, video yang diunggah oleh channel CENTRAL BERITA INDONESIA ini antara judul, keterangan thumbnail dan isi tidak sesuai fakta.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Dosa Zina yang Tidak Diterima Tobatnya Menurut Syekh Ali Jaber
Dalam thumbnail diperlihatkan potret Sambo dan Putri Candrawati yang diikat di tiang, sementara para penembak sedang mengarahkan senjatanya ke tubuh mereka berdua.
Di sebelah kanan bawah dipajang foto-foto kepolisian bersama Presiden Jokowi.
"Presiden Jokowi dan Kapolri menyaksikan eksekusi Sambo. Mengejutkan publik banding ditolak perintah eksekusi dipercepat, resmi Sambo dan Putri C dieksekusi bersama di Pulau Nusakambangan tepat tengah malam," tulis keterangan dalam thumbnail.
Ketiga, narator dalam video yang berdurasi 4 menit 32 detik hanya menyuguhkan informasi terkait hukuman yang divonis untuk Sambo maupun Putri Candrawati.
Sampai akhir narator tidak mengatakan sama sekali isi informasi yang persis ditulis dengan judul dan thumbnail.
Narator malah mengatakan bahwa berita perihal eksekusi bersama Sambo dan Putri Candrawati itu keliru.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati