SuaraBandung.Id – Setelah viral berita seorang guru di Cirebon yang diberhentikan karena melontarkan kritik kepada Ridwan Kamil dengan kata-kata kasar di Instagram, kini pihak sekolah buka suara atas pemberitaan tersebut.
Diketahui, guru SMK bernama Sabil Fadhillah itu menulis kritik di kolom komentar unggahan video Ridwan Kamil pada hari Senin (13/3/2023).
Tampak dalam video, Ridwan Kamil mengenakan kemeja putih dan jas kuning, sedang melakukan zoom dengan siswa SMPN 3 Tasikmalaya.
“Dalam zoom ini, Maneh teh keur jadi Gubernur Jabar atau Kader Partai, atau pribadi @ridwankamil ???.,” tulis akun @sabilfadhillah (13/3/2023).
Ridwan Kamil pun membalas, “@sabilfadhillah ceuk maneh kumaha?,” kata Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat itu.
Tidak lama berselang, dua hari kemudian beredar kabar bahwa guru pengkritik Ridwan Kamil di Instagram itu diberhentikan oleh pihak yayasan.
Namun, pihak yayasan melalui melalui Cahya Riyadi, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan SDM SMK Telkom Sekar Kemuning Cirebon, membantah kabar tersebut.
Pihak yayasan memberhentikan Sabil Fadhillah bukan karena ia mengkritik Ridwan Kamil di media sosial instagram, melainkan soal etika.
“Pada dasarnya, tidak ada sifat yang tiba-tiba. Semuanya merupakan rangkaian dan kebetulan kalau secara tertulis, ini adalah surat yang ketiga untuk Pak Sadil," kata Cahya Riyadi, Kamis (16/3/2023).
Sebelumnya, Sabil pernah menerima Surat Peringatan Pertama (SP-1) pada September 2021, karena menyampaikan kata-kata kasar kepada peserta didik.
Orang tua murid tidak terima, hingga tindakan itu pun dilaporkan oleh pihak sekolah ke pihak yayasan yang menaungi sekolah tersebut.
Kemudian pada Oktober 2021, pihak yayasan kembali memberikan Surat Peringatan Kedua (SP-2) untuk Sabil.
Alasannya karena Sabil merokok di ruang guru dan menghapus (rekaman) cctv untuk menghilangkan jejak (barang bukti), atas pelanggaran aturan internal sekolah itu.
“Intinya masih seputar etika. Menurut catatan saya, ada beberapa informasi yang memang lebih mengarah ke kalimat atau ucapan-ucapan yang kurang pantas diucapkan oleh seorang pendidik,” jelas Cahya.
“Sampai pada akhirnya, di peraturan internal yayasan, kalau sampai mendapat surat peringatan sampai tiga kali, itu otomatis dianggap mengundurkan diri.'
'Jadi, terlepas ada kejadian kemarin (mengkritik Ridwan Kamil), itu tidak ada kaitannya, hanya waktunya saja bersamaan,” pungkas Cahya Riyadi. (*/Alina)
Sumber: Instagram @smktelkomskcirebon
Tag
Berita Terkait
-
VIRAL! Bandung Punya Lampu Merah Terlama, Netizen Bagikan Saran Kegiatan Kocak Saat Nunggu Lamer di Kiaracondong!
-
Potret Persahabatan Ridwan Kamil Dengan Sabil Fadhilah, Guru Honorer Cirebon yang Dipecat Gara-gara Sebut Maneh di Instagram Kang Emil
-
Viral Video Sejumlah Ukhti Trekking di Air Terjun Tumpak Sewu Pakai Gamis
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di TVRI Nasional dan TVRI Sport
-
3 Zodiak Raih Kesuksesan Finansial Selama 15-21 Juni 2026, Siap Banjir Rezeki?
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api
-
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar