SuaraBandung.id - Kota Bandung dikenal memiliki sebuah lampu merah dengan durasi yang cukup lama.
Pasalnya, durasi lampu merah di kawasan Samsat Kiaracondong tersebut mencapai 482 detik, alias sampai 8 menit lamanya!
Netizen pun dengan kocaknya memberikan saran kegiatan yang bisa dilakukan sembari menunggu lampu merah terlama di daerah Bandung ini.
Dilansir dari akun Twitter pada (16/3/2023), ada banyak netizen terutama warga Kota Kembang yang memberikan saran kegiatan untuk menunggu lamanya lampu merah Kiaracondong.
“Urang pernah, berhenti hareup lampu merah eta pas pisan lagi merah. Akhirna mah motor distandarin, urang turun ti motor, terus ngudud di pinggir jalan yang ada pohonnya biar ga kepanasan. Ngududnya hampir dapet sebatang” komentar seorang netizen.
Artinya: “saya pernah, berhenti di depan lampu merah itu pas lagi merah. Akhirnya mah motor distandarin, saya turun dari motor, terus ngerokok di pinggir jalan yang ada pohonnya biar ga kepanasan. Ngerokoknya hampir dapat sebatang.”
Ada pula netizen yang menyarankan untuk melakukan senam sambil menunggu lamer Kircon.
“Ajak pengendara nu lain senam aerobik” komentar seorang netizen.
Lebih lucu lagi, ada pula netizen yang menyarankan sederet kegiatan kocak.
Baca Juga: Soleh Solihun Viral di Twitter, Sindir Pungli di Sekolah Bandung Hingga Seret Nama Ridwan Kamil!
“Main catur
Manasik haji
Pengajian
Balap siput
Lomba ngelamun” komentar seorang netizen.
Meskipun demikian, banyak juga netizen yang mengaku lebih memilih untuk belok ke kiri kemudian memutar balik daripada harus membuang waktu menunggu lampu merah Kiaracondong berubah menjadi hijau.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai