SuaraBandung.id - Biadab dan sadis. Beberapa remaja telah mati hati dan pikirannya sehingga tega mencabut paksa nyawa orang lain.
Hal ini terjadi di kawasan di Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, belum lama ini. Kebiadaban para pemuda ini telah berdampak jatuhnya korban.
Niat perang sarung beriisikan batu, justru berkahir kematian lantaran pelaku ingin membunuh lawannya.
Pelaku memilih menggunakan celurit yang disabetkan ke bagian ketiak lawannya. Dan akhirnya, lawannya tersunkur, meninggal dunia.
Nah saat jatuh korban jiwa, polisi baru bertindak dengan menangkap para pelaku. Dari hasil perburuan pelaku sejumlah remaja diamankan.
Saat ini polisi menetapkan tersangka pada dua remaja bernisial L alias K (18) dan U.
Kedunya dijadikan tersangka terkait kasus perang sarung di Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat yang telah menewaskan Muhamad Jatmico (29).
Dalam menghabisi nyawa korbannya, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, mereka memiliki peran berbeda.
Tersangka L dengan keberaniannya meyabetkan paralon berbentuk celurit pada tubuh koban.
Baca Juga: 9 Potret Wajah Artis Saat Sahur, Disanjung Cantik Natural
“Nah U merupakan lalu menyabetkan celurit ke bagin bawah ketiak korban. Korban tewas,” kata Syahduddi di Mapolres Jakbar Selasa (28/3/2023).
Dalam upaya penangkapan, kedua tersangka diamankan di tempat berbeda. Tersangka L ditangkap dalam pelarian di Kampung Pasir Madin, Desa Kalomg Liud, Kecamatan Nanggung, Bogor, Jawa Barat.
Tersangka L dalam pelarian bersama temannya, M alias I yang kini dijadikan saksi oleh polisi.
Satu tersangka lain yakni U ditangkap di apartemen pacarnya di kawasan Apartemen Puri Orcad, Cengkareng, Jakarta Barat.
"Dari tangan pelaku, kami dapati juga celurit yang dipergunakan pelaku dalam aksinya,” ucapnya. (*)
Berita Terkait
-
Setan Dibelenggu saat Ramadhan? Ini Maknanya Menurut Buya Yahya
-
Masjid Raya Al Jabbar kembali Dibuka, Simak Aturan dan Imbauan bagi Para Jamaah Berikut Ini!
-
Inilah Amalan Utama di Bulan Ramadhan menurut Ustadz Adi Hidayat
-
Berzina di Bulan Ramadhan? Buya Yahya: Hukumannya Bisa Dirajam sampai Mati
-
Puasa Ramadhan Dilaksanakan Tapi Sholat Wajib Ditinggalkan, Ini Penjelasan Buya Yahya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi