SuaraBandung.id – Ramadhan adalah bulan penuh keistimewaan. Karena di dalamnya terdapat pahala berlipat ganda apabila umat islam mau melaksanakan banyak amal shalih.
Namun sebaliknya, bila umat islam tidak melaksanakan banyak amal shalih di bulan Ramadhan, maka mereka termasuk orang yang merugi.
Ada 3 hal penting yang disampaikan oleh Nabi, kata Ustadz Adi Hidayat. Bukan hanya sebagai motivasi tapi juga terdapat kecaman yang dalam terhadap tiga hal ini.
Yang pertama yaitu ruginya orang yang tidak bershalawat.
Nabi Muhammad sangat menyayangi umatnya, hingga jika ia mampu ia ingin memikul beban dari setiap umatnya, dan berharap umatnya tidak memiliki beban. Ini membuktikan cinta yang luar biasa terhadap umatnya.
Maka seharusnya, sebagai umat juga wajib mencintai Rasulullah dengan cara bersholawat kepadanya. Tidak hanya akan mendapatkan 10 pahala dari setiap satu kali shalawat, tetapi juga dapat mendatangkan syafaat dari Rasulullah kelak di akhis zaman.
Yang kedua yaitu ruginya orang yang mendapati bulan Ramadhan.
Ramadhan merupakan bulan istimewa yang didalamnya dapat mendatangkan banyak ganjaran, bila orang mau memanfaatkannya.
Orang yang merugi di sini adalah orang yang tidak memanfaatkan Ramadhan dengan baik. Allah memberikan Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan, tetapi orang tidak berikhtiar memohon ampun atas dosa-dosanya. Sehingga yang seharusnya ia mendapat ampunan di bulan ini, tidak ia dapatkan karena waktu istimewa dilewati begitu saja.
Rugi orang yang tidak memanfaatkan Ramadhan dengan maksimal. Walaupun mengetahui banyaknya keistimewaan di bulan ini. Tetapi tidak mengerjakan shalat tarawih, tidak berdoa, tidak melakukan banyak amal shalih ketika ia berpuasa. Melainkan hanya menahan lapar dan haus, sahur dan berbuka saja. Keistimewaan lain diabaikan.
Padahal Allah sendiri yang memberi bulan penuh istimewa ini untuk umat islam, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh memanfaatkannya. Orang seperti ini jauh dari rahmat Allah.
Yang ketiga yaitu ruginya orang yang memiliki orang tua, atau salah satu dari keduanya.
Maksudnya, rugi orang yang masih memiliki orang tua di sampingnya, tetapi tidak menggunaka hal tersebut untuk berbakti kepada mereka. Sehingga maut menjemput keduanya, dan sudah terlambat.
Orang tua yang rela mengorbankan segalanya untuk anak-anaknya, ibu yang mengandung, membesarkan, ayah yang berteteskan keringat dalam bekerja. Anak yang disekolahkan, difasilitasi segala kebutuhan. Tetapi tidak berbakti pada mereka, hingga ajal menjemput.
Itulah 3 hal yang disampaikan Rasulullah. Maka sebagai umat muslim, sudah seharusnya memanfaatkan dengan maksimal segala kesempatan yang diberikan Allah SWT.
Semoga kita diberikan kesehatan agar mampu meningkatkan ketakwaan kepada Allah dan aktivitas kita selalu diridhoi oleh Allah SWT.
Bersyukurlah, Allah memberi umur panjang untuk bertemu ramadhan lagi kali ini. (*)
Sumber : Youtube Adi Hidayat Official
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan