SuaraBandung.id – Pasca pertemuan antara Erick Tohir (ketua PSSI) dan Gianni Infantino (presiden FIFA) di Doha, Qatar, rupanya Indonesia harus menerima keputusan FIFA meskipun dengan berat hati.
Indonesia dihapus sebagai tuan rumah piala dunia usia keikutsertaan dan rencana kedatangan timnas sepakbola Israel menjadi kontroversi.
Sebelumnya, beberapa skenario sudah disiapkan supaya Israel tetap bisa bermain dan Indonesia tidak kehilangan statusnya sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
Opsi bermain tanpa menyanyikan lagu kebangsaan dan mengibarkan bendera Israel, main tanpa penonton dengan pengamanan khusus, main di negara lain khusus Israel (misal di Singapura), dan opsi-opsi lainnya, ternyata semua buntu di hadapan FIFA.
FIFA tetap memutuskan untuk menghapus Indonesia sebagai tuan rumah gelaran Piala Dunia U20 tahun ini. Selain itu, Indonesia berpeluang mendapat sanski dari FIFA.
Dengan pembatalan Indonesia menjadi tuan rumah, tentu hal ini sangat merugikan Indonesia, di antaranya:
1. Hilang kepercayaan untuk menjadi tuan rumah
Kegagalan dalam pelaksaan drawing di Bali hingga pencabutan status tuan rumah Piala Dunia U20 akan menjadi catatan, tidak hanya oleh FIFA, tapi bisa jadi meluas dalam bidang lainnya.
Federasi atau yang lainnya, pasti mempertimbangkan dan khawatir kasus serupa (perlakuan diskriminatif atau penolakan terhadap peserta) terulang kembali.
Baca Juga: Terbongkar Modus Korupsi Tukin ASN Kementerian ESDM, KPK: Salah Ketik Rp 5 Juta jadi Rp 50 Juta
2. Hilang kesempatan untuk berlaga di Piala Dunia
Perlu waktu lama dan proses yang panjang untuk bisa berlaga di Piala Dunia. Sebab event ini, tidak digelar setiap tahun.
Dipenuhinya permohonan Indonesia oleh FIFA menjadi tuan rumah adalah kesempatan bagi para pemain untuk berlaga di level teratas.
3. Biaya atau anggaran
Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan ratusan miliar sebagai modal untuk persiapan gelaran Piala Dunia U20, seperti persiapan infrastruktur, renovasi dan pemeliharaan venue (stadion), namun event batal digelar di Indonesia.
4. Berpotensi disanksi FIFA
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!