SuaraBandung.id - Piala Dunia U20 Indonesia batal, sebagian pemain Timnas menyerbu sosial media milik Ganjar Pranowo.
Bukan tanpa sebab, mereka membanjiri kolom komentar milik Gubernur Jawa Tengah, lantaran Ganjar Pranowo menolak kehadiran Timnas Israel.
Penolakan Timnas Israel oleh Gubernur Jawa Tengah, yakni Ganjar Pranowo disinyalir membuat FIFA kecewa dan membatalkan Piala Dunia U20 Indonesia.
Usai resmi batal, Pemain Timnas U20 pun meluapkan kekecewaannya, sosial media Ganjar Pranowo pun menjadi sasaran.
Lantas, Presiden Joko Widodo atau Jokowi pun menyambangi pemain serta staff pelatih Timnas U20 usai gagal tampil di perhelatan akbar bola sepak kelompok umur.
Jokowi menyambangi latihan terakhir Timnas U20 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) sebelum dibubarkan oleh Shin Tae Yong.
Pada kesempatan itu, Jokowi berbincang dengan punggawa Garuda Muda.
Bapak Presiden pun menyampaikan jika beberapa punggawa menginginkan suatu hal akibat gagal tampil di Piala Dunia.
Satu diantara keinginan punggawa Garuda yakni berharap menjadi anggota polisi, TNI, PNS hingga melanjutkan kuliah.
Baca Juga: Borong UMKM, Sahabat SandiUno Berbagi Ratusan Takjil Hingga Santuni Yatim Piatu di Jakut
"Saya menyampaikan kepada para pemain, apakah ada hal yang bisa saya dengar mengenai keinginan-keinginan," ujar Jokowi dikutip dari Instagram @/idextratime, (2/4/2023).
"Beberapa dari mereka ingin kuliah, bebrapa ingin masuk ke polri, mereka ingin masuk TNI maupun PNS, itu saja makasih," tambahnya.(*)
Sumber: Instagram @idextratime dan Instagram @ganjar_pranowo
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Imigrasi Sumut Gandeng Pemkab Langkat, Layanan Keimigrasian Segera Lebih Dekat ke Warga
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU