SUARA BANDUNG - Jasa Marga menambah bilik toilet dari 588 menjadi 1.772 di rest area milik Jasa Marga Group. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya pemudik yang menggunakan jalur tol pada Lebaran 2023.
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana menjelaskan, dalam persiapan arus mudik Lebaran 2023, Jasa Marga mengoperasikan indikator pengukuran kepadatan di rest area dengan Rest Area Management System (RAMS).
Pihak Jasa Marga akan intens berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan pengamanan dan pengaturan kendaraan dalam rest area.
Selain mengantisipasi kepadatan pemudik di rest area, pihaknya ikut mengantisipasi layanan tranasksi di gerbang tol (GT).
Jasa Marga juga mengoperasikan 44 unit Traffic Counting yang berfungsi sebagai indikator rekomendasi pengaturan dan rekayasa lalu lintas.
Kata Lisye, pihaknya juga menambah 651 petugas on call termasuk di dalamnya personil pengarah lalu lintas serta penambahan 42 unit Mobile Reader menjadi 488 unit.
Pihaknya akan menghentikan pekerjaan konstruksi yang berpotensi mengganggu lalu lintas pada H-10 hingga H+10 Lebaran.
Pihak Jasa Marga mengimbau, masyarakat yang akan merencanakan mudik Lebaran 2023 melalui jalur tol diimbau memastikan kecukupan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan serta kecukupan saldo uang elektronik. (*)
Sumber: jasamarga.com
Baca Juga: Bikin Rakyat Kecewa Soal Piala Dunia U-20, Elektabilitas Ganjar Merosot ke Peringkat Tiga!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM