SUARA BANDUNG – Akhir-akhir ini lingkungan pemerintahan dan publik sedang dihebohkan dengan kasus transaksi janggal sebesar 349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan. Kasus ini pertama kali diungkap ke publik oleh Mahfud MD.
Sebelumnya sempat ada perbedaan data yang disampaikan, antara Sri Mulyani (Menteri Keuangan) dan Mahfud MD (Menteri Koordinator Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia).
Sri Mulyani menyebutkan hanya Rp. 3,3 triliun sementara Mahfud MD menyebut angkanya mencapai Rp. 35 triliun.
Perbedaan data itu kemudian clear setelah Suahasil Nazara (Wakil Menteri Keuangan) mengklarifikasi, bahwa jumlah transaksi yang mencurigakan tersebut senilai 394 triliun.
Setelah kasus ini semakin ramai diperbinangkan dan diberitakan, Mahfud MD diundang ke Gedung DPR oleh komisi III untuk Rapat Dengar Pendapat.
Rapat berjalan alot selama 6 jam dan dibanjiri interupsi serta diwarnai perdebatan sengit. Bahkan tidak tanggung, DPR pun menghujani Mahfud dengan pertanyaan sampai ada yang berniat memperkarakan Mahfud atas ucapannya karena menyebut DPR markus (makelar kasus).
"Tadi Prof (Mahfud) begitu keras, (bilang) DPR itu keras padahal Markus, minta proyek," ujar Arteria dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/3/2023) malam.
Lantas, apakah benar akibat kejadian itu DPR dibekukan sementara?
Cek fakta:
Informasi ini diperoleh dari unggahan akun YouTube KABAR POLITIK (4/4/2022) dengan judul “Sumpah Jokowi Mengelegar, Data 349 Triliun Mahfud MD Di Respon Tegas.!!”.
Informasi dari unggahan video di atas selanjutnya ditelusuri lebih lanjut oleh tim SUARA BANDUNG.
Dalam video itu, terlihat si pembuat konten menggunakan beberapa foto-foto Mahfud MD dan Sri Mulyani saat memberikan keterangan terkait transaksi janggal sejumlah 349 triliun.
Video berdurasi 10 menit, 4 detik itu diawali dengan cuplikan jawaban Jokowi terkait perbedaan angka yang disampaikan Mahfud MD dan Sri Mulyani. Jokowi meminta untuk tanyakan langsung kepada Menteri Keuangan.
Dalam video tersebut, tidak ada satu pun pernyataan dan keterangan Jokowi yang menunjukan dirinya bersumpah atas kasus transaksi 349 triliun itu, apalagi sampai membubarkan DPR.
Kesimpulan:
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
Terkini
-
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
-
UMKM Ramadan Fest 2026 Dipusatkan di Taman Siring Laut
-
Gabung Dewa United Hanya Batu Loncatan, Ivar Jenner Targetkan Kembali ke Eropa Lagi
-
Bye-bye Impor! SPBU Swasta Mulai Antre Borong Solar Pertamina
-
Gara-Gara Telat Ngopi, Aku Terjebak Caffeine Withdrawal Syndrome
-
Lelah di Balik Seragam: Menyingkap Beban Emosional Guru yang Tersembunyi
-
Bocoran Fitur Galaxy A57 Mencuat, Harga Samsung Galaxy A56 Kini Jadi Makin Murah
-
Dasco: Partai Gerindra Ingin Hidup untuk 1000 Tahun
-
Kunci Jawaban Dasar-Dasar Kuliner Kelas X Uji Kompetensi Halaman 76
-
Apakah Serum Anti Aging Boleh Dipakai Setiap Hari? Cek 5 Rekomendasi untuk Usia 40 Tahun ke Atas