"Kita tidak bisa memprediksi, apakah mungkin terjadi pelecehan waktu pertama, kita nggak ngerti. Namun memori mereka berdua kan sudah ada gambaran tentang apa yang telah dilakukan.'
'Saat dia ketemu dengan Mario, umur kan sudah bertambah. Ada stimulus dari si Mario, sedangkan AG sudah punya daftar pustaka di kepalanya. Kan bisa berulang," kata Probowatie.
Ia juga menambahkan bahwa kebanyakan kasus pelecehan seksual yang terjadi pada anak, bisa berefek pada tindakan traumatis yang mempengaruhi pola kehidupan si korban di masa mendatang.
Padahal, beberapa korban anak sewaktu mengalami pelecehan seksual, masih belum mengerti apa yang sedang terjadi dengan dirinya.
Namun memori kejadian yang pernah dialami, masih rapat tersimpan di dalam kepala korban. Sehingga, penting adanya perhatian khusus bagi para korban, demi kesembuhan traumatisnya.
Seperti cinta dan kontrol dari keluarga, hingga lingkungan tumbuh kembang yang mendukung penyembuhan psikologis korban.
Sebab, efek traumatik korban pelecehan anak pada umumnya, dikatakan Probowatie justru dapat mendorong seseorang untuk melakukannya berulang kali, karena telah merasakan sensasinya.
Selain itu, efek berbeda seperti menutup diri dan merasa bersalah, hingga ada pula yang sengaja menceburkan diri ke dunia-dunia prostitusi, ketika beranjak dewasa karena alasan ekonomi.
Semua tergantung bagaimana orang terdekat dan lingkungan si korban dalam membentuk kepribadiannya, saat bertambah umur. (*)
Baca Juga: Jadi Model Tas Branded, Kecantikan Luna Maya Disanjung Netizen
Sumber: Psikolog RS. Elisabeth Semarang, Probowatie Tjondronegoro
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda
-
Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta