SUARA BANDUNG - Mellisa Anggraini selaku kuasa hukum David Ozora, siap 'preteli' atau kuak kesaksian Mario Dandy pada sidang anak AG.
Mario Dandy merupakan satu diantara tiga aktor dalam kasus penganiayaan yang menimpa David Ozora.
Bahkan, Mario Dandy adalah eksekutor utama dalam melakukan penganiayaan terhadap David Ozora.
Alhasil, Mario Dandy bersama dua orang lainnya ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan.
Tersangka yang masih dibawah umur, anak AG, menjalani sidang saksi pelaku. Di sana hadir juga MDS atau Mario sebagai saksi.
Kesaksian Mario membuat kuasa hukum David terkejut. Bahkan ia siap mengupas tuntas apa yang telah disampaikan MDS.
Dari hasil yang telah dikantongi tim kuasa hukum David, mereka siap 'preteli' Mario.
"Kami sudah mengantongi seluruh detail kesaksian tersangka MDS pada saat pemeriksaan sebagai saksi dalam persidangan pelaku anak kemarin, tunggu nanti kita kulitin satu-satu, dari awal dia sudah sampaikan ke hakim bahwa David tidak bersalah, dia juga meyakini anak AG bohong," tulis Melissa Anggraini melalui akun Twitter @melissA_An, (11/4/2023).
Walaupun Mario mengakui apa yang disampaikan AG kepadanya merupakan pernyataan palsu, ia tetap saja ingin menghajar anak korban.
Baca Juga: PSSI Pastikan Infrastruktur Sepak Bola Indonesia Siap Jika Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17
"Meski meyakini kebohongan anak AG, tersangka MDS tetap saja ngotot ingin menghajar anak korban, karena yang dia butuhkan adalah pamer arogansi, bukan kebenaran," sambungnya.(*)
Sumber: Twitter @melissA_An
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas
-
Review Serial Legends: Adaptasi Kisah Nyata Penyelundupan Heroin di Inggris
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro Segera Meluncur, Bisa Kontrol iPhone dan Sinkron ke Apple Health
-
Prakiraan Cuaca Sabtu: Semarang dan Seluruh Wilayah Jawa Tengah Diguyur Hujan Ringan Merata
-
Hadirkan Varian Baru, BYD Atto 1 Pertahankan Predikat Mobil Listrik Murah
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Rayakan Ulang Tahun ke-50, Franchise Gundam Wing Siapkan Proyek Visual Baru
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua