SUARA BANDUNG-- Alto Banditos kembali mencuit melalui akun twitternya dengan kata-kata yang pedas terhadap KPAI.
Dalam cuitannya tersebut Alto melihat KPAI terlalu diam dan abai terhadap Korban dan anehnya malah membela pelaku anak Ag yang jelas-jelas ikut terlibat dalam penganiayaan.
Alto Banditos tidak habis berpikir, bahwasanya KPAI bisa berdiam diri ketika pada kenyataannya David mengalami kekerasan, fitnah, dan kelangsungan hidupnya terganggu.
“David sudah mengalami kekerasan! Kalian diam! David sudah mengalami fitnah! Kalian diam! Kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang David terganggu! Kalian diam! David mengalami perlakuan TIDAK MANUSIAWI! Kalian diam!” tulisnya sebagaimana dikutip oleh bandung.suara.com dari akun twitternya @AltoLuger pada Rabu (19/4/2023).
Pengabaian yang KPAI lakukan terhadap David merupakan perilaku yang membuat malu lembaga yang menyebut dirinya sebagai komisi perlindungan Anak.
“Diamnya kalian pada korban, seorang anak, yang dilindungi oleh negara lewat UU, dan keberpihakan kalian kepada Pelaku Biadab adalah SANGAT MEMALUKAN!” ujarnya lagi.
Bahkan menurut Alto Banditos perilaku paling memalukan yang dilakukan oleh KPAI adalah gagal pahamnya memaknai istilah anak yang berhadapan dengan hukum.
Karena jika KPAI memahami istilah tersebut, David Ozora tidak mungkin akan diabaikan dalam kasus ini. (*)
Sumber: Twitter @AltoLuger
Baca Juga: Pemprov DKI Diminta Waspadai Pendatang Saat Arus Balik yang Berpotensi Tingkatkan Permukiman Kumuh
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Di Balik Remang Warung Pangku Gresik: HIV, Sifilis, hingga Jeratan Sabu Terbongkar
-
Serial Hollywood 'Reacher' Tayang di Mana? Ini Peran Agnez Mo dan Anggun C Sasmi
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League