SUARA BANDUNG— Alto Banditos mengkritik Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang membela AG dengan cara meminta Komisi Yudisial (KY) memeriksa Sri Mulyani Batu Bara, Hakim tunggal yang memvonis 3,5 tahun AG serta mengungkapkan aktivitas seksual AG dengan Mario.
Alto Banditos menilai bahwa KPAI lebih membela AG ketimbang David Ozora, dan mendasarkan pembelaannya menggunakan UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak pasal 64.
Menurut Alto Banditos, KPAI gagal paham pada istilah pasal 64 yang mengakui bahwa anak berhadapan dengan hukum diperlakukan secara manusiawi sesuai dengan martabat dan hak-hak anak.
“Yang lebih MEMALUKAN lagi adalah KPAI yang gagal paham akan istilah 'anak berhadapan dengan hukum',” tulisnya sebagaimana dikutip oleh bandung.suara.com dari akun twitternya @AltoLuger pada Rabu (19/4/2023).
Menurut Alto Banditos bahwa anak yang sedang berhadapan dengan hukum bukanlah AG saja sebagai pelaku.
David Ozora dalam hal ini menurutnya juga anak yang sedang berhadapan dengan hukum dan mesti dijaga martabat dan haknya.
“seakan ini hanya untuk anak pelaku tindak pidana saja. Padahal, Anak KORBAN, juga masuk kategori anak yang berhadapan dengan hukum!! Sekali lagi, KPAI MEMALUKAN!” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui bahwa kritikan yang dilontarkan oleh Alto Banditos merupakan respon terhadap KPAI yang terlalu membela pelaku anak AG. (*)
Sumber: Twitter @AltoLuger
Baca Juga: Heboh Isu Ammar Zoni Genit ke TikToker Seksi, Irish Bella Dikasihani Sendirian Urus Anak
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Silsilah Keluarga Yosika Ayumi, Istri Aksa Uyun yang Jadi Menantu Soimah
-
Lawan Arus Tren Horor, Agung Saputra Optimis Film Drama 'Jangan Buang Ibu' Laris Manis
-
Jadwal Lengkap Grup F Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Tantang Jepang Hingga Thailand
-
30 Ucapan Mothers Day 2026 Singkat dan Menyentuh Hati untuk Ibu Tersayang
-
Budaya Konsumtif Gen Z: Risiko Masa Depan Bumi di Tangan "Generasi Checkout"
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Benarkah Sampo Selsun Ditarik BPOM? Ini Faktanya!
-
Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!
-
Kritik Sosial pada Standar Menantu Ideal di Buku Cinta Laki-Laki Biasa
-
Harapan Mauricio Souza Jelang Laga Sengit Persija vs Persib