/
Sabtu, 22 April 2023 | 10:45 WIB
Ilustrasi anggota TNI dievakuasi saat bertugas di Papua. Prajurit TNI berguguran, Kapuspen ungkap satu masih anggota dalam pencarian. (ANTARA FOTO/Indrayadi TH)

SUARA BANDUNG - Kelompok Kriminal Bersenjata alias KKB masih jadi teror mematikan di Papua? Pasukan TNI berguguran, masih ada yang dicari di sungai TKP penyerangan.

Satu anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih dinyatakan hilang dan dalam status pencarian pasca-serangan mematikan KKB Papua belum lama ini.

Pihak TNI menyatakan saat ini tim sedang melakukan pencarian pada satu anggota yang dinyatakan hilang.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Laksamana Muda (Laksda) Julius Widjojono, mengatakan, anggota tersebut hilang di sekitaran sungai di TKP penyerangan di Mugi-Man, Nduga, Papua.

"Satu orang (anggota TNI masih hilang)," kata Julius di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pihak TNI masih mencari satu anggota TNI di sungai sekitar lokasi penyerangan dan gugurnya empat prajurit TNI.

Meski sudah dinyatakan, satu anggota hilang, akan tetapi pihak TNI belum mempublikasikan identitas anggota yang dalam pencarian.

Julius mengatakan, tidak mengungkap identitas anggota yang hilang atas pertimbangan kemanusiaan.

"Nantilah, kasihan keluarganya (anggota TNI yang hilang)," tambahnya.

Baca Juga: Terbongkar! Sipir Penjara di Lampung Tajir Melintir hingga Bisa Punya Motor Harley dan Membangun Rumah Sakit

Sebelumnya, dinyatakan KKB telah menembak dan membunuh empat prajurit dari Yonif 321/GT.

Keempat anggota TNI yang gugur saat sedang menjalankan operasi pencarian dan penyelamatan pilot Susi Air, Phillip Mehrtens yang disandera KKB sejak Februari 2023 lalu. 

Mereka yang berguguran dalam tugas negara adalah Pratu Miftahul Arifin, Pratu Ibrahim, Pratu Kurniawan, dan Prada Sukra.

Pihak TNI menyatakan, keempat jenazah prajurit yang gugur telah dievakuasi dan telah diserahkan ke pihak keluarga masing-masing.

Keempat anggota TNI yang gugur masing-masing diserahkan ke keluarga di Pacitan, Karawang, Palembang, dan Padang.

"Sudah disambut Panglima TNI di (Lanud) Halim Perdanakusuma. Ada satu transit di Solo ke Pacitan," katanya.

Load More